Era digitalisasi seperti sekarang membuat fresh graduate mudah menemukan info lowongan kerja. Berkat internet, mencari pekerjaan tidak cukup sulit. Lowongan kerja fresh graduate bisa ditemukan hanya dengan scrolling di dunia maya. 

Sebagai fresh graduate kamu pasti sedang fokus mencari pekerjaan. Mencari pekerjaan dengan spesifikasi fresh graduate juga cukup mudah. Lowongan kerja untuk fresh graduate cukup banyak dibuka.

Namun, maraknya penyebaran lowongan kerja di internet menjadi lahan yang subur bagi penipu. Oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkannya dengan menawarkan lowongan kerja fiktif. 

Lowongan kerja fiktif atau palsu adalah lowongan pekerjaan yang dibuat dengan tujuan menipu. Pastikan kamu melamar kerja di situs legal. Jangan asal lamar, kamu perlu berhati-hati dan selektif agar menghindari jebakan para penipu. 

Lantas bagaimana cara membedakan loker palsu dan asli? Perhatikan hal-hal berikut ini untuk mewaspadai segala modus penipuan berkedok lowongan kerja. 

Tips Hindari Loker Palsu

Bagaimana cara hindari penipuan tentang lowongan kerja? Apply loker di Jobs.Id bebas penipuan loh. Inilah beberapa tips yang perlu dilakukan saat melamar kerja secara online.

1. Melamar dari Situs Terpercaya

Ada banyak situs dan aplikasi kredibel yang menyediakan lowongan kerja yang aman dan terpercaya. Misalnya, Jobs.Id sebagai salah satu situs lowongan kerja favorit di Indonesia. Situs ini bisa menjadi opsi yang membantu fresh graduate menemukan lowongan kerja. Pastinya lowongan kerja yang disediakan bebas dari modus penipuan. 

READ:  Apa Itu Internship? Pengertian, Syarat, Tujuan, dan Bayarannya

2. Perhatikan Email

Selain situs perusahaan, pastikan juga kamu mengirim lamaran ke email dengan domain perusahaan yang benar. Biasanya email resmi tidak menggunakan email web based seperti Gmail dan Yahoo. 

Penipu suka mencatut nama perusahaan ternama. Padahal perusahaan besar hampir tidak pernah punya penyalur kerja. Oleh karena itu, kamu mesti mengecek kebenaran informasi itu di website perusahaan.

Jangan terjebak dengan duplikat website perusahaan. Para penipu makin licik mengelabui pelamar. Website perusahaan palsu biasanya tidak rapi dan berwarna mencolok. 

3. Cari Latar Belakang Perusahaan

Kamu wajib mencari latar belakang perusahaan sedalam-dalamnya untuk menghindari lowongan kerja palsu. Ketahui asal usul perusahaan dulu sebelum menyerahkan identitas diri.

Pasalnya, tidak sedikit informasi lowongan kerja palsu bertebaran di internet. Tujuannya tidak lain untuk menipu dan menyalahgunakan data para jobseeker

Pastikan nama, alamat, dan kontak perusahaan jelas. Cara paling mudahnya dengan mengecek situs resmi perusahaan. Apabila ternyata perusahaan tidak memiliki situs, atau media sosial resmi, lowongan kerja tersebut patut dicurigai. 

4. Beban Kerja dan Gaji yang Ditawarkan

Gaji yang ditawarkan perusahaan harus sepadan dengan beban kerja. Tujuan utama bekerja untuk mendapatkan uang, maka jangan sampai sebaliknya. 

Lowongan kerja palsu sering menawarkan gaji yang fantastis agar fresh graduate mudah tergiur. Selain gaji di atas UMR, loker palsu juga menawarkan tunjangan dan bonus yang banyak.

Padahal, perusahaan ternama cernderung tertutup untuk menyebutkan angka bayaran pekerjanya. Agar kamu tidak terjebak, cek dulu kisaran gaji posisi yang dilamar ya. 

5. Cek Persyaratan yang Diajukan

Hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan sebelum melamar kerja adalah persyaratan. Cek persyaratan yang harus dipenuhi pelamar dengan teliti. Lowongan kerja palsu umumnya menuliskan persyaratan yang terlalu mudah.

READ:  Fresh Graduate: Simak Jadwal Job Fair Juli di Tahun 2022

Persyaratan merupakan indikator pertama dalam proses menyeleksi kandidat. Perusahaan akan mencantumkan spesifikasi yang dibutuhkan seperti pendidikan, keahlian, dan pengalaman kerja. 

6. Penggunaan Bahasa Loker

Lowongan kerja yang asli memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sedangkan lowongan kerja palsu cenderung menggunakan bahasa yang tidak formal. Tata bahasa yang digunakan juga tidak sesuai PUEBI, dan banyak typo

Kesalahan ketik yang terjadi mulai dari ejaan, penggunaan tanda baca dan kapital, sampai penulisan kata tidak baku. Perusahaan besar memiliki reputasi yang baik sehingga akan sangat memperhatikan iklan lowongan kerja mereka. 

7. Hindari Permintaan Biaya Administrasi

Lowongan kerja palsu akan meminta sejumlah uang sebagai biaya transportasi, pendaftaran, atau kelanjutan proses seleksi. Kamu mesti lebih berhati-hati sebab modus penipuan melalui informasi lowongan kerja.

Perusahaan dan pekerja bekerja sama untuk saling menguntungkan. Jadi cukup mustahil apabila perusahaan meminta pelamar membayar syarat tertentu. Dengan kompensasinya pelamar dipekerjakan dan menerima uang, bukan membayar uang untuk bekerja. 

Adanya lowongan kerja fiktif memberi sinyal kepada pelamar kerja untuk lebih cermat. Risiko penipuan terus meningkat, selalu teliti dalam memahami informasi terkait lowongan kerja ya. 

Author

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.

Leave a Reply

Pin It