Salah satu aset penting bagi bisnis besar maupun kecil adalah data. Data digunakan perusahaan untuk menentukan produk atau layanan jasa baru apa yang dapat meningkatkan profit. Untuk dapat meluncurkan terobosan yang hebat, perusahaan membutuhkan seorang Data Analyst. Sederhananya Data Analyst adalah seorang yang profesional untuk mentranslasikan kumpulan data yang komprehensif menjadi informasi yang mudah dipahami.

Profesi Data Analyst menjadi salah satu profesi dengan permintaan yang tinggi. Pasalnya, tidak semua orang dapat menganalisis data dengan baik. Kamu mungkin bertanya-tanya tentang apa tugas seorang data analyst? Data analyst lulusan apa? Data analyst gajinya berapa? Temukan jawabannya di dalam artikel yuk, Jobseekers!

Tugas dan Tanggung Jawab Data Analyst

Apa saja tugas yang dilakukan Data Analyst? Tanggung jawab Data Analyst mencakup angka penjualan, riset pasar, logistik, linguistik, atau perilaku lainnya. Data Analyst adalah orang yang bertugas menganalisis, merancang, dan menyajikan data yang dapat membantu perusahaan membuat keputusan terbaik bagi bisnisnya. Nah, berikut 4 tugas utama Data Analyst.

1. Menganalisis dan Menafsirkan Data

Data Analyst adalah orang yang memproses data dan informasi sesuai pedoman yang berlaku. Dari data yang diperoleh mereka kemudian menafsirkan data, menganalisis hasil menggunakan teknik statistik, dan memberikan laporan berkelanjutan.

2. Memelihara Sistem Pengumpulan Data (Database)

Memelihara dan mengembangkan database, sistem pengumpulan data, analisis data, dan strategi lain yang mengoptimalkan efisiensi dan kualitas statistik adalah tugas Data Analyst. 

READ:  5 Kesalahan saat Interview Kerja Pertama Fresh Graduate

3. Memperbaiki Kesalahan Pengkodean

Secara berkala mereka juga bertugas menemukan masalah pada kode. Jika diperlukan mereka akan menghapus data yang rusak dan memperbaiki kesalahan pengkodean dan masalah terkait.

4. Membuat Laporan Akhir

Ujung dari proses analisis data adalah membuat laporan dari hasil tersebut. Laporan ini disajikan kepada manajemen dan pemangku kepentingan terkait untuk digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan penting. Di antaranya, laporan ini berisi tren, pola, dan prediksi menggunakan data yang relevan.

Cara menjadi Data Analyst

Data analyst lulusan apa? Apabila kamu tertarik menjadi seorang Data Analyst, pastikan kamu berasal dari jurusan Matematika, Statistika, Ilmu Komputer, atau Sistem Informasi. Keempat jurusan ini dinilai relevan dengan bidang kerja Data Analyst. 

Namun profesi Data Analyst juga tidak menutup peluang bagi kamu yang bukan berasal dari jurusan tersebut. Asalkan kamu memiliki kualifikasi dan skill yang dibutuhkan. Nah, bagaimana sih cara menjadi Data Analyst?

1. Kuasai Skill yang Dibutuhkan

Sebelum melamar lowongan kerja Data Analyst di Jobs.Id, pahami dulu konsep dasarnya. Data Analyst adalah pekerjaan yang memiliki tiga pilar utama yaitu, matematika, statistika dan programming. Oleh karena itu, skill yang harus kamu miliki adalah seputar metode-metode matematis dan statistika untuk mengolah data dengan bahasa pemrograman tertentu.

2. Terbiasa Menggunakan Tools Data Analyst

Untuk menjadi Data Analyst yang dapat diandalkan, kamu harus update terkait tools-tools untuk pengolahan data. Beberapa tools yang kerap digunakan para ahli di bidang ini antara lain, Excel, Statistical Program for Social Science (SPSS), Tableau, SQL, Python/R, Talend, dan Power BI.

3. Perbanyak Referensi Belajar Data Analyst

Agar kamu terus bisa meng-upgrade skill dan pengetahuan terkait Data Analyst, kamu bisa perbanyak referensi dan sumber belajar dari internet. Beberapa blog yang membahas tentang Data Analyst adalah Analytics Vidhya, Analytics Insight, Analytics Engineering Roundup, R-bloggers, dan CIO. Kalau kamu lebih suka belajar melalui video, kamu bisa subscribe channel Youtube Luke Barousse.

READ:  15 Istilah dalam Lamaran Kerja, Fresh Graduate Wajib Tahu!

4. Networking dengan Pakar

Mulailah bangun networking dengan para Data Analyst di LinkedIn. Dari jejaring ini, kamu akan memiliki lebih banyak wawasan seputar pekerjaan impianmu ini. Setelah connect dengan mereka, kamu bisa bertanya-tanya seputar Data Analyst. Selain hard skill, seorang Data Analyst juga membutuhkan skill komunikasi loh.

5. Aktif Share Portofolio 

Cara terakhir yang perlu kamu lakuin untuk menjadi Data Analyst adalah dengan rajin membagikan portofolio kamu di berbagai platform online termasuk LinkedIn. Untuk membuat portofolio Data Analyst yang praktis kamu bisa gunakan datascienceportfol.io.

Setelah mempersiapkan diri menjadi Data Analyst, kini saatnya melamar pekerjaan impianmu di Jobs.Id. Dapatkan lowongan kerja terbaru hanya untuk kamu. Tunggu apalagi, daftar sekarang dan jadilah kandidat unggulan!

Author

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.

Leave a Reply

Pin It