Bagaimana cara merintis karir dari nol? Butuh tips mengawali karir dan langkah sukses dalam karir? Kamu akan menemukannya dalam artikel ini.

Mengawali karir terasa tidak menyenangkan, terutama jika kamu tidak memiliki pengalaman pekerjaan. Bagi seorang yang no experience tentu ini akan terasa sulit. Ingatlah, tak ada proses yang instan. Setiap proses yang kamu lakukan akan membuatmu sukses di masa depan. 

Selain fresh graduate, para pekerja yang mencari peluang baru dan kemungkinan perubahan karir juga menghadapi permasalahan yang sama. Keinginan mendapatkan kesuksesan karir menantang orang untuk beralih karir. Peralihan karir misalnya dari profesi desain grafis ke digital marketing. 

Hal ini juga bukan tanpa tantangan. Risiko yang dihadapi di masa depan bisa saja menjadi merasa kesulitan menemukan karir yang pas sampai menyesali pilihan karir dipilih. Supaya hal itu nggak terjadi, kamu mesti sungguh-sungguh mempersiapkan karir. 

Tips Mengawali Karir bagi Fresh Graduate

Kamu harus mengawali karir secara terencana agar tak menemukan jalan buntu di perjalanan karirmu. Mulai dari persiapan secara fisik, psikis, dan termasuk memikirkan strategi mengawali karir yang apik. Berikut ini adalah daftar tips mengawali karir yang perlu kamu ambil untuk mengawali karir. 

1. Pikirkan Preferensi Karir

Tips mengawali karir yang pertama adalah, renungkan profesi apa yang membutuhkan keterampilan dan keahlian yang kamu miliki. Tulis daftar profesi yang menarik dan cocok untuk kamu. Sebaiknya preferensi karir sesuai dengan latar belakang pendidikanmu. 

READ:  Apa Itu Internship? Pengertian, Syarat, Tujuan, dan Bayarannya

Lakukan riset lebih lanjut, untuk mempersempit pilihan karir yang dituju. Tinjau kembali diri untuk mengetahui apakah kamu benar-benar cocok dengan pilihan karir itu. 

Selanjutnya, kamu mesti mempertimbangkan apakah profesi tersebut membantu kamu menyeimbangkan kehidupan pribadi dan kehidupan kerja. Tantangan dalam pekerjaan haruslah setara dengan gaji atau tunjangan yang ditawarkan. Pikirkan kenyamanan saat melakukan perjalanan karir. Orang-orang dan budaya kerja seperti apa yang paling cocok denganmu?

2. Pelajari Jalur Karir

Cari tahu semua yang perlu kamu ketahui tentang tujuan karir versi kamu. Pelajari tentang karir, keterampilan yang penting. Buatlah daftar keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan profesi yang akan dijalani itu. Kamu bisa menggali informasi dari internet. Kata kunci yang dapat kamu masukan misalnya, keterampilan kerja, keterampilan karir, dan karir.  

Setelah memahami seperti apa peluang dan tantangan di jalur karir, kamu perlu melihat ke dalam diri kamu. Identifikasi skills dalam diri. Apakah skills yang ada cukup untuk melengkapi pekerjaan? Jika belum, skills penunjang apa yang kamu miliki dan ingin kamu tingkatkan? 

3. Buat Rencana Karir

Setelah mengenal diri dan karir. Langkah selanjutnya adalah membuat planning karir. Tujuan membuat rencana karir adalah supaya langkah-langkah menapaki karirmu lebih terarah. Untuk mewujudkan rencana karir yang sukses, buatlah rencana karir yang memenuhi aspek SMART (specific, measurable, achievable, realistic, dan timebound). 

4. Cari Mentor

Dalam setiap profesi, pasti ada sekian persen orang yang dapat disebut sebagai mentor. Mentor adalah orang-orang yang sudah melakukan perjalanan karir lebih dulu. Hubungi mentor untuk mengetahui banyak informasi tentang karir di bidang yang kamu minati itu.

Mengidentifikasi keterampilan, dan mengartikulasikannnya ke peran nampak sulit. Di sinilah peran mentor sangat diperlukan. Mentor akan memahami keterampilan dan potensi yang ada dalam diri kamu. 

READ:  Berapa UMR Tangerang sebagai Kota Industri?

Jika dirasa perlu, mintalah mentor untuk merekomendasikan kursus atau pelatihan yang bisa membantu perkembangan karirmu ke depan.

5. Bangun Jaringan Karir

Tinggal sedikit lagi menuju masa depan karir yang cemerlang. Bangun jaringan karir di bidang yang dipilih. Jaringan karir memiliki banyak manfaat, salah satunya meningkatkan peluang untuk memperoleh karir yang lebih baik. 

Manfaatkan career center di universitas atau sekolah untuk menghubungkan kamu dengan alumni yang memiliki keterampilan dan tujuan yang sama. Perluasan jaringan karir bisa dimulai dari lingkungan terdekat seperti keluarga, teman, dan tetangga. Datangi pameran karir dan acara networking

6. Proaktif Membuka Peluang Karir

Setiap peluang karir dapat membawa ke suatu tempat yang tidak terduga.Kurangnya pengalaman menjadi tantangan paling besar dalam perjalanan karir. Bahkan, mendapatkan pekerjaan pertama terkesan sulit. Namun, dalam setiap tantangan selalu ada solusi untuk menghadapinya. Kuncinya cuma satu, jangan pernah menyerah. 

Mulailah memoles CV dan melamar pekerjaan. Ada banyak cara mengawali karir, seperti menjadi volunteer atau magang. Kegiatan tersebut akan membantu kamu memperoleh keterampilan sehingga lebih mudah dipekerjakan dalam jangka panjang. Keuntungan lain dari mengeksplorasi keterampilan saat magang, kamu bisa menemukan aspek pekerjaan mana yang menarik untuk kamu. 

Author

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.

Leave a Reply

Pin It