Panduan Menghadapi Dua Tawaran Pekerjaan Sekaligus

3 Langkah Membuat CV “Tentang Saya”

CV (Curriculum Vitae) yang kamu tulis hari ini bisa mengantar pada pekerjaan impian. Kalau dokumen ini tersusun baik, bukan tak mungkin kamu bakal dilirik oleh perekrut dan menjadi kandidat unggulan. Makanya, kamu perlu membuat CV dengan benar.

Dari semua hal yang perlu ditulis di CV, mungkin bagian “tentang saya” yang perlu dipikirkan dengan matang. “Tentang saya” adalah secuplik latar belakang profesional, keahlian yang relevan dan pencapaian. Tetapi, semuanya tidak disajikan dalam poin-poin melainkan dalam bentuk paragraf pendek. Seperti mengarang singkat, tetapi harus dipastikan bahwa informasi yang disampaikan tepat.

Nah, buat yang lagi menyusun CV dan mandek di bagian “tentang saya”, berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti.

Perkenalan Diri

Jika kamu sudah pernah bekerja, tentu saja akan lebih mudah memperkenalkan diri. Misalnya dengan menyebutkan sebagai: “Copywriter dengan pengalaman menulis selama 3 tahun” atau “Sales Manager berpengalaman”. Setelah menulis kalimat pertama dengan penuh percaya diri, kamu akan menulis kata-kata dengan lancar.

Namun, buat kamu yang baru lulus kuliah juga tak perlu minder. Kamu bisa kok mulai memperkenalkan diri di bagian “tentang saya” dengan menulis seperti ini: “lulusan sarjana dari Universitas ABC”. Selain tempat kuliah, kamu juga dapat menyebutkan nilai IPK dan jurusan.

Dalam kalimat perkenalan ini saja, kamu sudah bisa memasukkan data dan fakta yang memperkuat profilmu di mata perekrut.

Tuliskan Kualifikasi yang Relevan

Apakah kamu sudah kesulitan melanjutkan membuat CV setelah kalimat pertama? Tenang dulu. Sekarang kamu bisa lihat lagi iklan lowongan kerja dari perusahaan dan mencermati bagian syarat-syarat untuk pelamar.

Nah, di kalimat kedua inilah kamu bisa menuliskan skill yang sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan. Selanjutnya, kamu juga dapatmenyebutkan pencapaian di pekerjaan sebelumnya. Jika memungkinkan, kamu perlu melengkapi pernyataan tersebut dengan data fakta dan angka. Dengan tulisan ini, harapannya perekrut jadi punya alasan untuk memilihmu sebagai kandidat unggulan.

Kalau belum punya banyak prestasi kerja karena baru lulus kuliah, kamu tidak perlu berkecil hati. Kamu bisa menyebutkan pengalaman magang saat di kampus dulu. Tuliskan dengan detail peran dan tanggung jawab yang dibebankan kepadamu pada program internship yang lalu. Dari penjelasan tersebut, perekrut bisa menilai apakah kamu memang cocok dengan pekerjaan yang ditawarkan.

Sebutkan Tujuan Karier

Bocoran saja ya, perekrut suka kandidat yang penuh semangat. Orang yang bekerja dengan motivasi yang kuat biasanya akan memberikan kontribusi besar untuk organisasi. Apakah kamu termasuk orang yang seperti itu?

Kalau kamu sudah tahu tujuan karier, tunjukkan saja ambisi itu di akhir “tentang saya”. Misalnya, kamu bisa menulis seperti: mencari posisi sebagai analis pasar untuk mengembangkan karier sebagai konsultan profesional.

Sampai di sini, “tentang saya” di CV kamu sudah selesai. Memang, kamu tidak perlu bercerita panjang lebar. Cukup dengan beberapa kalimat ringkas, jelas, padat, dan to the point ini saja sudah cukup. Setelah ini, kamu tinggal melanjutkan membuat CV untuk bagian lainnya seperti riwayat pendidikan, pengalaman, dan pencapaian yang disebutkan dalam poin-poin. Kalau bisa, keseluruhan CV tidak sampai dua halaman.

Terakhir, jangan lupa baca ulang seluruh kalimat yang sudah kamu rangkai. Pastikan mudah dibaca dan tidak ada kesalahan tata bahasa apalagi typo.

Pada akhirnya, semoga CV yang telah disusun dengan baik bisa membuatmu menonjol di mata perekrut. Sukses!

Posted in Informasi, Tips & Trick and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *