wawancara

7 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Perusahaan Sebelum Wawancara Kerja

Wawancara kerja adalah salah satu tahapan seleksi yang bisa buat bikin kandidat merasa gugup saat menghadapinya. Hal ini bisa diminimalisir jika kamu melakukan persiapan sebelum mengikuti sesi interview. Salah satu pekerjaan rumah yang perlu dilakukan sebelum bertemu pewawancara adalah riset perusahaan.

Buat kamu yang akan mengikuti sesi wawancara kerja dalam waktu dekat ini, berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang perusahaan. Jadi, kamu bakal tahu harus mulai riset dari mana.

Produk (Atau Jasa)

Kamu bisa mulai riset perusahaan untuk mengetahui produk atau jasa yang dijual ke pasar. Lalu, kamu bisa coba memahami bagaimana solusi yang ditawarkan perusahaan dapat menjawab keinginan konsumen.

Hal ini sepertinya sepele dan tidak perlu diingatkan. Tetapi, kenyataannya, masih ada saja kandidat yang tidak memahami produk dan jasa yang ditawarkan perusahaan. Apalagi jika perusahaan yang dilamar tidak terkenal atau bergerak di bidang yang sangat khusus.

Visi dan Misi Perusahaan

Selanjutnya, kamu bisa mencari tahu visi dan misi perusahaan. Bagian ini mudah dicari kok. Barisan kalimat tersebut pasti ada di situs perusahaan.

Pertama, kamu bisa memahami tujuan perusahaan. Lalu, kamu dapat mendalami bagaimana visi dan misi tersebut tergambar dalam setiap produk atau jasa yang dihasilkan. Setelah mendapat informasi dari riset perusahaan ini, kamu bisa bicara tentang keahlian yang cocok untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut.

Budaya Perusahaan

Cara paling tepat untuk mengetahui budaya sebuah organisasi adalah dengan bertanya langsung pada karyawan yang sudah bergabung di perusahaan yang kamu lamar. Mereka bisa cerita tentang pengalaman secara jujur. Tapi, bagaimana kalau kamu tidak punya teman atau saudara yang bekerja di sana?

Tenang, perusahaan zaman sekarang biasanya juga punya akun media sosial. Mereka biasa mem-posting suasana kantor hingga berbagai kegiatan sosial untuk mempererat hubungan antara karyawan. Dengan melihat foto dan membaca komentar, kamu akan mendapat kesan apakah perusahaan terkesan kaku atau kasual. Melalui riset perusahaan ini kamu jadi tahu lingkungan perusahaan yang cocok dengan gaya kerjamu.

Pimpinan Perusahaan

Kalau kamu mau tahu siapa saja yang menduduki kursi pimpinan di organisasi, coba cek menu “About” di situs resmi perusahaan. Setelahnya, kamu bisa mengenal lebih jauh dengan menelusuri posting-an mereka di Twitter atau LinkedIn. Oh ya, kadang-kadang CEO juga menulis buku lho. Jadi, kalau mau tahu lebih dalam lagi, kamu bisa baca buku mereka.

Siapa tahu, salah satu dari pimpinan itu menjadi interviewer kamu pada salah satu sesi wawancara kerja. Kalau sudah riset tentang orang yang bakal jadi pewawancara, kamu bisa mengikuti alur pembicaraan dengan lebih baik. Coba deh angkat obrolan tentang riwayat pendidikan atau pengalaman mereka.

Sejarah Perusahaan

Kalau kamu sudah masuk ke menu “About” di situs perusahaan, sekalian saja cek sejarah organisasi. Kamu bisa mengetahui bagaimana perusahaan umbuh dan berkembang. Apakah pernah terjadi merger dalam sejarah mereka? Atau, jangan-jangan mereka pernah mengubah visi dan misi, hingga jenis produk dan layanan.

Mungkin pengetahuan ini tidak akan terlalu membantumu menjawab pertanyaan saat wawancara kerja. Tapi, kalau ada obrolan yang mengalir terkait sejarah yang pernah berlaku, kamu bisa langsung menyambung pembicaraan. Kedalaman informasi ini akan menunjukkan kalau kamu memang sangat tertarik bergabung dengan perusahaan.

Berita Terkini

Biasanya, kamu bisa menemukan berita terbaru tentang perusahaan di situs resminya. Di sana, mereka menampilkan press release hingga memajang berita penghargaan yang berhasil diraih perusahaan baru-baru ini. Tapi, kamu juga dapat menuliskan nama perusahaan di situs pencari dan mendapat informasi terbaru dari berbagai media elektronik. Dari sana, kamu bisa mengetahui citra perusahaan dari sudut pandang lain.

Pengetahuan tentang berita terbaru perusahaan akan membuat kamu tampak lebih menonjol dari kandidat lainnya. Hal ini dapat menjadi bekal untuk memberikan jawaban yang tidak standard. Sebagai contoh, ketika pewawancara mengungkapkan penghargaan yang dicapai perusahaan, kamu tidak bakal kaget atau menunjukkan rasa takjub berlebihan. Malah, kamu bisa membawa obrolan lebih mengalir.

Pesaing

Pernahkah kamu mendapat pertanyaan ‘siapa pesaing utama perusahaan kami?’ Untuk menjawabnya, kamu tentu perlu pemahaman industri secara menyeluruh. Jadi, salah satu pekerjaan rumah dalam melakukan riset perusahaan adalah mengetahui kompetitor.

Jawaban yang tepat akan membuat pewawancara terkesan denganmu. Bisa jadi, kamu akan menonjol di antara kandidat yang lain. Selain itu, dengan mengetahui pesaing perusahaan, kamu akan lebih siap menghadapi tantangan. Pemahaman tentang industry dan segmen pasar juga bisa membuatmu membuat diferensiasi produk atau jasa agar bisa bersaing dengan kompetitor.

Dengan informasi tentang perusahaan, kamu jadi tahu apakah tempat kerja ini memang sesuai keinginan. Sementara itu, jika ada hal yang tidak kamu temukan saat riset perusahaan, bisa kamu tanyakan pada pewawancara ketika tiba saatnya. Hal ini akan membuat kamu tampak antusias untuk bergabung dengan perusahaan. Semoga sukses!

Temukan pekerjaan impian kamu di sekitarmu sekarang!

3 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Jobs.id Virtual Week Session 2

Jobs.id Virtual Week Session 2 hadir kembali untuk menjawab kebutuhan para pencari kerja. Dengan mengusung tagline #GerakanMencariKerja, Jobs.id Virtual Week Session 2 akan mengantarmu menemukan pekerjaan impian.

Event ini merupakan rangkaian acara yang terdiri dari online job fair, virtual interview, live webinar dan flash vacancy. Dengan mengikuti kegiatan ini, kamu akan mendapat kesempatan bertemu dengan para perwakilan dari 50 perusahaan. Siapa tahu, kamu adalah kandidat yang cocok untuk menempati satu posisi yang tersedia dari 500 lowongan pekerjaan pilihan.

Sebenarnya, acara ini sudah dimulai sejak 7 Juni 2021 lalu, dan baru akan berakhir pada 13 Juni 2021 nanti. Jadi, kamu masih punya kesempatan untuk mengikuti acara dan peluang mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Kalau sudah menjadi pengguna Jobs.id, kamu bisa langsung masuk ke menu Jobs.id Virtual Week Session 2, lalu klik “Ikut Sekarang”. Sementara buat kamu yang belum punya akun Jobs.id, tentu saja harus mendaftar dulu.

Yakin deh, kamu enggak bakal rugi ikutan acara ini. Buat yang sudah mendaftarkan diri dalam event ini, berikut fitur-fitur yang bisa kamu nikmati.

Lobby

Begitu klik “Ikuti Jobs.id Virtual Week”, kamu akan masuk ke Lobby. Tampilan ruang masuk seperti sebuah hall untuk tempat penyelenggaraan job fair offline yang biasa kamu datangi. Hanya saja, kali ini kamu tidak perlu berdesakan dengan orang lain. Soalnya, pesaing kamu mengakses tempat kegiatan dari lokasi yang berbeda-beda.

Kalau kebetulan masuk pada jam 14.00-16.00, kamu akan langsung disambut dengan notifikasi bahwa flash vacancy sedang berlangsung. Kamu bisa mengikuti flash vacancy ini, dan menemukan berbagai job ads yang dibuka dalam kurun waktu tertentu untuk jumlah pelamar terbatas. Tapi, kalau enggak mau buru-buru, kamu bisa berkeliling dulu untuk melihat kesempatan lainnya di dalam sana.

Buat peserta pemula yang baru ikut event ini, kami sarankan kamu membaca berbagai penjelasan acara dulu deh. Kamu bisa langsung klik fitur Info yang ada di sebelah kiri Lobby. Di sana ada sejumlah pertanyaan dan jawaban yang mungkin mewakili rasa ingin tahu kamu.

Job Fair

Webinar

Salah satu fitur unggulan dari Jobs.id Virtual Week Session 2 ini adalah Webinar. Dengan mengikuti berbagai seminar virtual ini, kamu bisa menambah pengetahuan tentang dunia kerja yang akan dimasuki sebentar lagi. Jadi, kamu mau memulai karier di dunia pendidikan, jurnalistik, atau public relation? Semua ada seminarnya!

Kalau klik fitur Webinar saat ada seminar yang sedang live, kamu bisa langsung menonton saja. Bagaimana kalau ketinggalan? Jangan khawatir. Kamu bisa tonton ulang Webinar yang ditayangkan sebelumnya.

Nah, biar enggak ketinggalan lagi, kamu bisa cek jadwal Webinar di jam atau hari berikutnya. Catat waktu Webinar yang temanya kamu banget. Lalu dapatkan informasi selengkapnya agar kamu bisa mengembangkan diri di dunia kerja.

Flash Vacancy

Fitur ini dirancang khusus buat kandidat berkualitas seperti kamu. Iya, kamu! Kalau mengikuti program ini, kamu harus melalui test online yang dirancang khusus oleh Tim HR. Bocoran saja ya, pelamar yang berhasil menjawab 80 persen pertanyaan dengan benar akan kebagian kuota interview. Selangkah lebih dekat dengan pekerjaan impianmu!

Agar dapat mengikuti program ini, kamu harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Pastikan profil kamu sudah lengkap dan benar. Lalu, jangan sampai kelewatan jam pelaksanaan program. Oh ya, interview untuk kandidat yang berhasil lolos tes di program Flash Vacancy akan dilaksanakan pada H+1 setelah lamaranmu terkirim.

Jangan lewatkan kesempatan kerja yang ditawarkan 50 perusahaan di Jobs.id Virtual Week Session 2. Ayo ikutan dan kejar impianmu sekarang!

5 Tips Negosiasi Gaji Pertama

Negosiasi gaji pertama terkadang dihindari oleh pekerja pemula. Kamu merasa belum punya daya tawar untuk meminta bayaran dalam jumlah tertentu. Kamu juga takut kehilangan peluang kerja yang sudah di depan mata. Akhirnya kamu menerima berapa pun nilai yang diajukan perusahaan.

Padahal, semua calon pegawai bisa kok meminta upah yang layak sesuai dengan keahliannya. Berikut tips negosiasi gaji pertama.

Riset

Sebelum berhadapan dengan perekrut, kamu harus punya “senjata”. Bahan buat argumen itu bisa kamu dapatkan dari teman, keluarga atau kenalan lainnya yang sudah bekerja di industri yang sama. Kamu enggak perlu bertanya berapa gaji mereka sih. Paling enggak, kamu bisa minta gambaran berapa besar kisaran bayaran untuk karyawan entry level dengan bidang tertentu di kota tempat tinggalmu.

Buat melengkapi hasil penelitian, coba cek kisaran gaji yang ditawarkan berbagai perusahaan lewat situs lowongan kerja. Kamu juga bisa baca testimoni pekerja tentang gaji di perusahaan yang sedang dilamar.

Catat “Pengalaman Kerja”

Perekrut tidak berharap menemukan calon pekerja entry level dengan segudang pengalaman. Tapi tunggu, siapa bilang seorang fresh graduate belum punya pengalaman kerja sama sekali? Kalau pernah magang atau menjadi sukarelawan, kamu bisa menggunakannya untuk posisi tawar. Selain itu, pelatihan yang pernah kamu ikuti juga bisa menunjukkan seberapa tinggi level keahlian saat ini.

Nah, inilah “senjata” kedua yang bisa kamu pakai sebagai argumen untuk negosiasi gaji. Dengan keterampilan dan pengetahuan, kamu punya daya tawar.

Tunggu Waktu yang Tepat

Biasanya, negosiasi gaji terjadi pada interview kedua atau ketiga. Pada saat itu, perekrut mungkin saja akan langsung mengajukan pertanyaan berapa gaji yang kamu inginkan. Kalau sudah menyiapkan argumen, tentu kamu bisa menyebutkan nilai tertentu. Pada momen ini, kamu akan tampak sebagai kandidat yang percaya diri.

Tapi, kalau perekrut belum memulai pembahasan negosiasi gaji sampai beberapa kali wawancara, tunggu sampai mereka bilang akan menawarkan pekerjaan itu padamu. Lalu, kamu bisa membuka pembicaraan tentang pembayaran karyawan di perusahaan mereka. Pertanyaan yang kamu ajukan juga tidak harus to the point. Kamu dapat memulai dengan pertanyaan tentang komponen apa yang termasuk dalam gaji.

Pertimbangkan Tunjangan di Luar Gaji

Kamu tidak selalu bisa mendapat segala yang diinginkan pada negosiasi gaji pertama. Tapi, ini semua bukan hanya soal angka. Meskipun kesepakatan pembayaran pada akhirnya berada di bawah nilai yang diajukan, bukan berarti kamu rugi.

Pada saat negosiasi gaji, kamu bisa coba menggali tunjangan apa yang disiapkan perusahaan. Misalnya, reimburstment ongkos dari rumah ke lokasi meeting di luar kantor, atau penggantian kuota ponsel. Selain itu, kamu juga bisa mencari tahu apakah mereka memberikan kesempatan pelatihan hingga sekolah.

Tahu Waktu untuk Bilang “Tidak”

Negosiasi gaji bukan ajang untuk berdebat. Jadikan momen ini untuk berdiskusi untuk mendapatkan kesepakatan yang tepat. Tapi, kalau besaran gaji yang sudah kamu anggap reasonable dikatakan tidak sesuai dengan bujet dan rencana perusahaan, maka inilah saatnya untuk berhenti.

Mungkin, pekerjaan dan perusahaan yang kamu lamar sekarang memang tidak cocok untuk kamu. Tapi, bukan berarti kamu harus memutuskan hubungan dengan perekrut. Setelah wawancara selesai, kamu tetap perlu mengirimkan email berisi ucapan terima kasih.

Jika tips di atas tidak cukup membuat kamu percaya diri untuk langsung berhadapan dengan perekrut untuk negosiasi gaji pertama, cobalah berlatih dulu dengan teman atau saudara. Saat latihan, kamu bisa mencatat hal-hal apa yang perlu dibicarakan saat pertemuan penting ini. Kamu tidak perlu mengangkat masalah finansial pribadi, melainkan fokus terhadap bayaran yang layak untuk keahlianmu. Semoga kamu dan perusahaan bisa mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

Temukan pekerjaan impian kamu di sekitarmu sekarang!

Tutorial Cara Mendaftar di Jobs.id Virtual Week Season 2

Halo Jobseeker,

Kamu masih bingung bagaimana cara mengikuti Jobs.id Virtual Week Season 2? Tenang, Erika akan menjelaskannya kepada kamu caranya, gampang banget lho. Sebelum itu, Erika mau memberitahu sedikit seputar Jobs.id Virtual Week Season 2 ini ada apa aja sih?

Jobs.id Virtual Week Session 2 adalah sebuah virtual job fair dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari job fair online, live webinar, virtual interview, hingga flash vacancy! Hanya di Jobs.id Virtual Week, kamu dapat menemukan pekerjaan impian dan mengikuti berbagai rangkaian acara menarik lainnya.

Baik, sekarang kita mulai tutorialnya ya!

Pertama, kamu bisa masuk atau daftarkan diri di jobs.id dan pastikan profile kamu sudah lengkap ya, kenapa? Karena jika profile kamu lengkap dan mengunggah CV terbaru maka dapat meningkatkan kesempatan kamu untuk dapat interview langsung dengan HR perusahaan impian kamu.jobs.id virtual week login

Kedua, masuk ke event Jobs.id Virtual Week melalui pop up banner atau banner yang ada di semua halaman jobs.id. Setelah itu kamu tinggal klik button “Ikuti Jobs.id Virtual Week”.

jobs.id virtual week event

Dan bila button-nya sudah berubah seperti gambar dibawah, maka selamat! Kamu sudah terdaftar di event Job Fair Online Jobs.id Virtual Week Season 2. Sekarang kamu tinggal persiapkan diri kamu dan pastikan CV kamu juga sudah yang paling terbaru ya! Dan pastikan kamu hadir ya di event Jobs.id Virtual Week pada tanggal 7 – 13 Juni 2021.

jobs.id virtual week sukses

Kalau kamu mendaftar melalui ponsel, jangan lupa untuk aktifkan pengaturan auto rotate kamu terlebih dulu ya!

Selain itu, jika kamu ingin menambah wawasan kamu terhadap banyak hal, kamu juga bisa mengikuti serangkaian acara webinar yang akan menambah ilmu dan wawasan kamu lho. Jika kamu ingin langsung untuk mendaftarkan diri bisa melalui banner dibawah ini atau melalui link berikut bit.ly/daftarjvw. Semoga rekan-rekan semuanya segera mendapatkan pekerjaan impiannya!