Tips Kerja: Begini Cara Agar Lebih Disukai di Tempat Kerja

Favorite

Dalam dunia profesional, tugasmu bukanlah hanya kerja, kerja, dan kerja. Banyak aspek lain yang sebaiknya juga diperhatikan. Terutama perihal lingkungan kerja. Sudah cukup nyaman dan kondusifkah lingkungan kerjamu? Bagaimana dengan atmosfer kerjanya? Apakah rekan-rekan kerjamu bersikap baik padamu? Lalu si boss? Apakah ia memperlakukanmu dengan adil? Kamu tidak harus menjadi karyawan paling favorit seantero kantor, namun tak ada salahnya membuat diri kita lebih disukai oleh orang-orang sekitar terutama rekan-rekan kerja, di mana kita menghabiskan waktu cukup banyak di sana. Untuk itu ikuti tips kerja berikut ini:

BACA JUGA: 4 Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Meminta Kenaikan Gaji

  1. Tanggap Lingkungan Sekitar

Seberapa sering kamu bercakap-cakap dengan orang lain—teman, rekan kerja, atau kenalan—dan merasa bahwa dirimu atau lawan bicara merasa terganggu? Mungkin kamu merasa cenderung selalu memeriksa ponsel genggam setiap ada notifikasi masuk, atau kamu duduk dan berbicara tapi justru lawan bicaramu sibuk memandangi layar komputer. Itu semua pasti pernah kita alami, dan rasanya sangat tidak mengenakkan. Sejauh mana fokus pikiran dan kehadiranmu tiap kali ada meeting atau presentasi? Ketika kamu tidak seutuhnya berada di sana, kamu tidak benar-benar hadir, kamu tidak bisa sepenuhnya ikut serta, mengetahui, memberikan empati atau merespon dengan baik. Ketika kamu terlibat percakapan, luangkan waktu. Simpan ponselmu, jauhkan diri dari monolog batin dan dengarkan. Kehadiranmu akan diakui dan diapresiasi.

  1. Kepribadian Alami

Jika kamu menyadari bahwa kamu seringkali menampik, menolak rasa yang sesungguhnya dirasakan atau dipikirkan, atau kamu pernah mengklaim sesuatu hal yang sesungguhnya tidak pernah kamu miliki, saat itulah kamu sedang menjadi orang lain. Seharusnya, sikapmu saat di dalam dan di luar kantor tidaklah berbeda. Pada awalnya mungkin kita akan sering merasa sikap kita tidak cukup baik sehingga akan membuat orang lain tidak nyaman, namun justru ketika kita tidak jujur itulah yang lebih menyakitkan. Namun bukan berarti kamu harus selalu mengatakan semua hal yang melintas dalam pikiranmu, kamu hanya perlu menjadi dirimu apa adanya, dan bersikaplah sesuai apa yang menurutmu benar.

  1. Murah Hati

Murah hati di sini adalah dengan lebih mampu menghargai waktu, uang, perhatian dan kemampuan kepada orang lain. Jangan jadi karyawan yang pelit dan egois. Orang yang murah hati akan dengan senang hati memberikan bantuan padamu dan juga turut berpartisipasi dalam acara di luar kantor. Mereka akan proaktif berbicara kepadamu dan memberikan saran-kritik yang membangun. Mereka tidak hanya akan memikirkan kesuksesan diri sendiri namun juga kesuksesan seluruh tim yang terlibat.

  1. Rasa Penasaran

Terkadang ketika berbicara dengan teman kerja, kenalan dan orang asing, rasa penasaran  sepertinya sudah tidak lagi dipakai di era ini. Seringnya, orang lain sesungguhnya hanya ingin didengarkan. Ketika kamu berbicara dengan rekan kerja atau rekanan kamu akan merasa terikat. Dengan menunjukkan rasa penasaran, memberi pertanyaan menjadi tanda bahwa kamu memahami apa yang mereka katakan dan mengapresiasi mereka, serta membuat percakapan menjadi lebih bermakna. Angkat kepalamu dan jangan ragu bertanya.

  1. Positif

Kenyataannya, akan lebih mudah memberikan komplain daripada mencoba melihat situasi lainnya. Tapi positif di sini tak kalah menjadi poin penting untukmu. Karyawan yang positif akan terhindar dari depresi, stress, iri hati, dengki, dan penyakit hati lainnya.  Yakinlah bahwa sikap yang positif akan selalu memberikan jalan terang dalam segala situasi.

Tips kerja pada poin keberapakah yang menurutmu menjadi poin paling penting? Let us know in the comments.

Bingung cari lowongan kerja? Langsung aja kunjungi website info lowongan kerja paling lengkap dan update hanya di www.jobs.id