Ketahui 9 Kunci Sukses Interview Melalui Telepon

10222013_Waiting_Phone_Interview

Interview melalui telepon memang sudah tak asing lagi dalam dunia perekrutran karyawan. Keuntungannya, Anda tak perlu bertemu langsung dengan interviewer dan membuat mereka terkesan dengan pakaian yang bagus, senyum ramah-tamah, ataupun setumpuk portofolio. Namun sayangnya, satu-satunya yang bisa diandalkan hanyalah suara Anda! Terkadang Anda akan sempat melakukan persiapan sebelum melakukan interview melalui telepon, tapi tak jarang juga Anda akan tiba-tiba mendapat telepon menegangkan tersebut.

Persiapan adalah kuncinya. Karena waktu interview yang tidak dapat diprediksi, penting bagi Anda untuk mempersiapkan diri hingga waktunya tiba. Misi yang harus dijalankan adalah bagaimana Anda mampu menjual diri, keahlian, pengalaman, dan nilai diri tanpa bantuan apapun kecuali hanya mulut Anda. Bagaimana caranya?

Ketahui Kemungkinan-kemungkinan Waktu Interview.

Biasanya interview akan dilakukan pada jam kerja. Usahakan Anda selalu standby di saat-saat tersebut. Jika Anda melewatkanya, tanyakan kemungkinan untuk mengatur kembali waktu interview yang sempat terlewat. Namun jika mereka tidak menyanggupi, sorry to say, Anda mungkin telah melewatkan kesempatan besar. Selalu siap sedia ketika telepon Anda berdering.

Selalu Siapkan Berkas Penting di Dekat Anda.

Memiliki akses ke dalam perusahaan dan mengetahui informasi mengenai pekerjaan yang Anda ajukan akan memudahkan Anda untuk menjawab pertanyaan dengan lebih percaya diri tanpa harus meraba-raba apa jawaban yang tepat dari pertanyaan yang diajukan. Pastikan pula untuk selalu menyiapkan salinan resume berada di dekat Anda sebagai referensi bantuan dalam menjawab pertanyaan.

Pelajari Cara Menjawab Pertanyaan Sekarang VS Nanti

Mulailah berlatih menghadapi interview dari sekarang sehingga Anda akan siap ketika interview telepon tak terduga itu datang. Berlatihlah menggambarkan diri Anda melalui kata-kata, buat catatan kecil sebagai panduan dalam mendeskripsikan diri. Jawaban singkat ‘ya’ dan ‘tidak’ sebaiknya dihindari, jawab dengan mengekspresikan jawaban akan siapa, apa, kapan, di mana, kenapa, dan bagaimana karena akan menambah poin positif Anda. Semakin matang persiapan, maka akan mengurangi kemungkinan Anda menjawab pertanyaan dengan gugup.

Berlatih Tersenyum

Tempatkan kaca di tempat biasanya Anda menerima telepon dan coba untuk tersenyum saat menerima telepon. Mulailah dari sekarang, supaya Anda akan terbiasa melakukannya. Tersenyum saat berbicara telepon dapat membuat suara Anda menjadi lebih riang dan ramah di mana itu akan menjadikan proses interview menjadi lebih positif.

Arahkan Percakapan ke Web Portofolio Anda, Jika Memungkinkan.

Hal ini akan lebih memudahkan interviewer melihat kemampuan diri Anda selagi Anda berbicara dengannya melalui telepon. Tanyakan jika interviewer memiliki akses internet kemudian arahkan pada alamat web portofolio Anda. Interviewer akan melihat pekerjaan-pekerjaan yang pernah Anda lakukan dan capai selama ini di mana hal itu akan membantu memberikan nilai lebih untuk Anda.

Perhatikan Gaya Bahasa dan Tekanan Suara

Ketika melakukan interview telepon Anda hanya akan dapat mengandalkan suara. Ketika Anda berusaha menerka-nerka gaya bicara interviewer Anda (apakah dia berbiacara dengan pelan dan lembut atau cepat dan keras?) perhatikan pula nada bicara dan pemilihan kata Anda sendiri untuk memberi kesan yang positif. Ingatlah bahwa kosa kata (bahasa) yang digunakan dan tekanan yang Anda berikan (nada, modulasi, antusiasme) akan menentukan hasil interview Anda. Bicaralah dengan jelas, yakin, dan gunakan bahasa yang sopan.

Hindari Pertanyaan Egois

Ini bukan saat yang tepat untuk menanyakan tentang gaji. Interview awal adalah saat bagi Anda untuk menjual diri kepada tim perekrut, fokuskan pada hal tersebut hingga Anda masuk ke tahap kandidat yang akan diterima. Sebelum tahap tersebut Anda tidak memiliki wewenang apa-apa untuk menanyakan hal tersebut.

Jangan Akhiri Percakapan Sebelum Tahu Langkah Selanjutnya.

Tunjukkan antusiasme Anda dengan menanyakan langkah yang harus dilakukan setelah interview ini berakhir. Cari tahu apakah Anda bisa mefollow-up hal ini dengan si penelepon, atau tanyakan nomor yang bisa dihubungi jika Anda belum mendapatkannya.

Ucapkan Terima Kasih Secara Tertulis.

Ungkapan sederhana namun bermakna ini tak ada salahnya dilakukan untuk berlatih menjalin hubungan baik dengan calon rekan kerja Anda. Kirimkan email ucapan terima kasih dengan memberikan tambahan atas poin keuntungan dan nilai positif jika mereka menerima Anda.

Langkah-langkah sederhana di atas akan memandu Anda untuk melalui interview telepon dengan sukses. Jangan lewatkan kesempatan emas ini, persiapkanlah mulai dari sekarang.

Untuk kamu yang sednag mencari informasi kerja buka saja jobs.id