9 Tips Mudah Meningkatkan Skill Komunikasi

20140513-Poor-communicaation-skills

Komunikasi merupakan hal esensial baik dalam dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Memahami cara berkomunikasi dengan baik menjadi salah satu senjata penting untuk tetap menjaga hubungan. Kurangnya komunikasi dapat menimbulkan berbagai gangguan seperti; waktu yang terbuang sia-sia, kesalahpahaman, frustasi, percakapan yang tidak efektif, kerja tim yang tidak efektif, bahkan dapat memengaruhi kesukesan kemajuan karir dan pencapaian target tujuan. Untuk menjadi komunikator yang dapat berkomunikasi secara efektif Anda perlu mengetahui beberapa tips dasar berikut ini, yang dapat diterapkan dalam interaksi di dunia kerja maupun keseharian Anda.

Tunjukkan Apresiasi

Sebelum memulai sebuah meeting penting Anda, pastikan ucapkan terima kasih pada semua orang yang sudah memberikan waktunya untuk hadir. Waktu merupakan hal berharga yang penting untuk dihargai. Akui dan beri pujian pada setiap kontribusi positif yang mereka lakukan. Apresiasi dan pujian dapat berpengaruh pada hubungan baik Anda nantinya.

Terhubung

Usahakan untuk tetap menjaga hubungan hingga ke level personal, jika memungkinkan. Temukan kesamaan minat di antara Anda dan rekan kerja. Bahkan pada situasi profesional, mungkin saja ditemukan kesamaan minat, hobi, olahraga, dll. Hindari topik yang berbau kontroversial seperti politik dan masalah kepercayaan/ agama. Memiliki ikatan personal yang baik akan memudahkan Anda dalam berkomunikasi dalam dunia profesional.

Stay Positive

think, do, be positive

Mempertahankan sikap yang positif sangat penting untuk menjaga komunikasi yang efektif. Ungkapkan pendapat yang lebih membangun daripada berbicara negatif dan mengeluh. Banyak orang akan mengakhiri segala bentuk komunikasi ketika mereka merasa diserang atau dikritik. Jadilah pribadi yang menyenangkan, baik hati, dan positif bahkan ketika harus mengungkapkan ketidaksenangan atau keprihatinan.

Perhatikan Nada Bicara

Meskipun terkadang Anda perlu menjadi lebih tegas dalam memberikan penekanan, namun jangan menjadi agresif. Itu merupakan dua hal yang berbeda. Anda bisa berkomunikasi dengan percaya diri dan tegas, selagi tetap menggunakan nada bicara yang lembut dan kooperatif.

Fokus pada Hasil Akhir

Sangat penting untuk mencari tahu hasil yang ingin Anda dapatkan setelah melakukan percakapan. Mengetahui objektif Anda akan membantu saat percakapan berlangsung sekaligus menjaganya untuk stay on right track. Apa yang ingin Anda capai? Apakah memberikan bantuan, membantu memecahkan konflik, atau berkolaborasi dalam sebuah projek? Apakah ingin meminta saran atau mencoba memberi nasihat atau mempengaruhi perilaku tertentu? Mengetahui output yang ingin dicapai dapat membantu Anda menentukan jalannya komunikasi.

Pendengar yang Baik

blog.listenkid0820

Kontak mata sangat penting. Bersikaplah sopan dengan tidak menyela pembicaraan orang lain. Semua orang tidak suka diinterupsi meskipun di saat Anda sudah mengerti apa yang dibicarakan lawan bicara Anda karena dianggap sebagai perbuatan yang sangat tidak sopan. Coba pahami perspektif orang lain dan miliki pikiran yang terbuka. Belajar menghargai sudut pandang yang berbeda dari orang lain merupakan salah satu kunci penting dalam berkomunikasi.

Pahami Isyarat Non-Verbal

yawning

Perhatikan bahasa tubuh. Kurangnya kontak mata, tidak fokus, dan gugup adalah tanda-tanda ketidaksabaran atau kegelisahan. Menguap atau menghela napas juga seringkali tanda bahwa seseorang lelah atau bosan. Jika Anda menemui berbagai tanda tersebut, dapat dipastikan percakapan yang Anda lakukan sudah tidak lagi efektif. Segera akhiri atau tunda percakapan, jika memungkinkan tanyakan perihal ketidaknyamanan yang dialami.

Minta Tanggapan

Hal ini berfungsi untuk memastikan bahwa Anda mempunyai pemahaman yang sama atas apa yang sedang dikomunikasikan. Seringkali kita merasa sudah berbicara panjang lebar namun ternyata lawan bicara kita tidak memahami apapun yang dibicarakan. Tanyakan pendapat dan tanggapan. Hal ini tidak hanya untuk memastikan bahwa Anda sudah sukses berkomunikasi, namun juga agar lawan bicara Anda merasa didengarkan dan dimengerti.

Follow-up

Selalu komunikasikan dengan jelas tentang tindakan yang akan diambil. Pastikan kembali mengenai deadline, tanggung jawab, dan ekspektasi Anda. Jika relevan, dokumentasikan setiap perjanjian secara tertulis. Pemahaman yang jelas tentang apa yang harus dicapai dan dilakukan membantu mengurangi terjadinya konflik di masa depan.

Usahakan untuk selalu mengakhiri komunikasi dengan ramah. Ucapkan kembali rasa terima kasih Anda dan coba untuk meninggalkan kesan bahwa mereka telah dihargai. Komunikasi yang efektif meliputi sikap respek, perhatian, peduli, dan jelas. Bersikap tegas namun tetap ramah memungkinkan Anda untuk tetap mencapai tujuan yang diinginkan.