8 Tips Mudah Dekorasi Ruang Kerja yang Harus Diketahui

workspace

Ruang kerja kamu adalah tempat yang jauh dari rumah. Namun merupakan lokasi krusial di mana kamu berjuang untuk menaikkan market share, menemukan peluang bisnis baru, dan mewujudkan mimpi. Tempat ini juga merupakan bagian dari representasi

perusahaan/organisasi kamu. Ruang kerja yang baik biasanya akan menyeimbangkan antara imej bisnis profesional dengan penambahan sentuhan nyamannya rumah. Berikut ini kami akan ulas tentang 8 tips penting yang bisa kamu aplikasikan untuk mempermudah langkah karir menuju kesuksesan.

Kesan Pertama

Tempatkan diri kamu sebagai visitor yang baru pertama kali datang ke ruang kerjamu: Apakah ruang kerjamu melambangkan perusahaan tempat kamu bekerja? Apakah ruang kerja kamu menggambarkan imej yang positif? Atau menggambarkan sebuah bisnis yang sehat dan aktif? Apakah menggambarkan ruang kerja yang nyaman untuk visitor dan kolega? Perhatikan juga bagian luar pintu masuk ruang kerja,  Apakah sudah bersih? Ruang tunggu apakah sudah memberikan kesan pertama yang tepat? Mudah diakses? Luangkan beberapa menit dalam seminggu untuk menjaga ruanganmu tetap rapi, jangan ragu untuk menginvestasikan sebagian gaji kamu untuk membeli tanaman baru atau mengganti cat dindingnya. Pastikan imej yang ditampilkan sesuai dengan imej yang ingin ditampilkan.

Beri Sentuhan Warna

Simple-And-Colorful-Workspace-Decoration-With-Colorful-Wall-Decor-For-Workspace-Decorating-Ideas-For-Home-Inspiration

Warna-warna yang netral biasanya cocok digunakan untuk beberapa jenis pekerjaan yang konservatif seperti perbankan dan pemerintahan. Untuk jenis pekerjaan yang lebih kreatif, seperti fotografi dan grafik desain, kamu bisa gunakan warna-warna yang lebih hangat dan ceria. Tentukan pilihan warna dan dekorasi ruang kerjamu sendiri. Yang tak kalah penting, bagaimana kamu mampu menggabungkan branding perusahaan di dalam dekorasi ruang kerja. Pertimbangkan sudut untuk mencantumkan nama dan logo perusahaan, dan tentukan apakah memungkinkan untuk memasang tanda petunjuk tertentu di luar ruang kerjamu. Masalah seperti menambahkan logo bisnis dan warna cat mungkin terkesan sepele namun hal tersebut mampu memiliki efek psikologis yang kuat ketika klien/pelanggan kamu datang.

Cari Alternatif untuk Furnitur yang Lebih Hemat

Pertimbangkan untuk membeli perabotan secara eceran/satuan daripada membeli langsung per set. Dengan membeli secara terpisah untuk model dan warna yang serupa kamu akan mendapatkan lebih banyak opsi untuk membeli (dan tak akan ada orang yang menyadarinya). Tips lainnya adalah coba untuk membeli pada penjual perabotan untuk real-estate karena akan mendapatkan kualitas terbaik dengan harga yang terjangkau.

Say NO pada Ruang Kerja yang Berantakan

Seiring berjalannya waktu, ruang kerjamu akan segera dipenuhi dengan tumpukan kertas segunung: kotak dokumen, dokumen-dokumen tak terpakai, dll. Seringkali kita berkata bahwa akan segera menatanya, namun jarang benar-benar dilakukan. Sudah saatnya kamu meluangkan beberapa menit waktu untuk menaruh sampah-sampah ini pada tempatnya. Mulai dari kotak dokumen, tumpukan kertas-kertas, sortir kembali dan segera buang ke tempat sampah jika sudah tidak diguakan. Ruang kerja yang rapi dan bersih akan membuatmu lebih bersemangat dan terorganisir lebih baik lagi.

Penataan Ruang Kerja

colorful

Rancang ruangan yang fungsional untuk aktifitas kerja yang spesifik. Simpan berkas dan arsip pada satu tempat; tempatkan mesin fotokopi, print, dan scanner di sisi yang lain. Atur beberapa tempat penyimpanan untuk alat-alat tulis kantor, perbaharui ketika dibutuhkan. Jika kamu memiliki pegawai/karyawan baru, siapkan semua alat-alat yang dibutuhkan di meja mereka tanpa harus membeli baru alat-alat yang sama.

Penerangan yang Cukup

Tak hanya tata ruang dan penempatan perabotan kantor yang menjadi fokus dalam mendekorasi, jangan lupakan perihal lighting dalam ruangan. Pastikan ruang kerja adalah tempat yang nyaman ketika digunakan untuk menerima kunjungan dan berkomunikasi dengan rekan kerja, namun juga tetap bisa melindungi privasi personalmu. Selain lampu neon utama, kamu bisa menambahkan penerangan tidak langsung seperti lampu kerja atau lampu yang lebih kecil. Pastikan juga pada siang hari kamu memanfaatkan secara maksimal cahaya matahari pada ruang kerja.

Seniman Lokal

Plain-white-bedroom-and-workspace-with-the-artistic-wall-art-in-modern-villa-845x564

Pertimbangkan untuk memanfaatkan potensi seniman lokal dengan merangkul para komunitas art-painting untuk memamerkan karya mereka di ruang kerjamu. Sentuhan warna yang artistik pada ruang kerja juga memberikan ruang showcase para seniman yang bisa dilihat oleh klienmu. Manfaat lainnya kamu bisa menggunakaannya sebagai media pemasaran untuk para audiens.

Jangan Sepelekan Masalah Ergonomics

Desain yang ergonomic tidak hanya perkara biaya, namun juga investasi yang bisa menekan biaya kedepannya. Jangan sampai kamu dan para karyawan mengalami sakit punggung, mata tegang sehingga mengurangi produktifitas kerja. Gunakan desainer ergonomics yang ahli dalam penelitian dalam penempatan keyboards, monitor, dan alat-alat kantor lainnya. Jangan hanya membeli perabotan yang lebih hemat tanpa memeriksa kualitasnya, kenyamanan dalam bekerja akan menciptakan iklim kerja yang lebih baik dan produktif.

Jadikan ruang kerja sebagai rumah keduamu karena separuh hidup kamu dikerjakan di sana. Semoga tips di atas dapat membantu menciptakan tempat bekerja yang nyaman dan aman.