6 Hal yang Kamu Lupa Ketika Membangun Personal Branding

iStock_000042241636Large-1940x1157

Penting untuk diketahui bahwa pada dasarnya personal branding yang kuat merupakan fondasi awal dari karir yang gemilang. Apakah kamu memanfaatkan personal branding untuk mencari pekerjaan, mempromosikan bisnis freelance-mu, atau membangun network profesional, sangat penting untuk menciptakan brand yang mengilustrasikan pengalaman profesional dan kepribadianmu.Personal brand bisa membuatmu menonjol dibanding orang lain dalam industrimu dan menciptakan imej profesional/ahli. Mungkin sebagian dari kamu sudah memahami beberapa hal tentang personal branding, seperti membuat blog atau terhubung dengan orang lain melalui LinkedIn, masih ada beberapa hal perlu kamu tahu. Berikut ini adalah enam hal yang sering dilupakan ketika membangun brand personal:

BACA JUGA: 7 Hal yang Ingin Dilihat Perekrut dalam Brandmu

  1. Menciptakan personal mission statement

Sebelum kamu bisa memposisikan diri sebagai seorang ahli dalam sebuah bidang, kamu harus memiliki misi atas brand-mu tersebut. Personal mission statement mendefinisikan apa yang ingin kamu capai sebagai seorang profesional. Apakah kamu ingin menjadi seorang pemimpin hebat atau membantu orang lain mencapai impiannya, pastikan kamu mencantumkan tujuan dalam misi personal brand.

  1. Memberikan pembelajaran untuk diteladani audiens

Apakah kamu memiliki cerita unik yang bisa dibagikan dengan audiens? Jika ada, ini adalah kesempatanmu untuk memberikan sebuah pembelajaran berharga ke mereka. Misalnya, jika kamu menjadi sukses di usia muda, share beberapa tips pada para profesional muda yang sedang mencoba mengikuti jejakmu.

  1. Berteman dengan orang memiliki pengaruh besar

Jika kamu ingin dikenal banyak orang karena keahlianmu pada suatu bidang, berhubunganlah dengan beberapa pemimpin yang berpengaruh. Membangun networking dengan orang-orang berpengaruh dalam industrimu, kamu akan belajar dari kesuskesan mereka dan menjadi seseorang yang memiliki value bagi mereka.

  1. Membuat daftar database email.

Membuat daftar email memungkinkanmu untuk tetap terhubung dengan kontak-kontak penting dan tahu siapa yang harus dikontak ketika kamu memiliki pertanyaan atau butuh saran.

  1. Membantu orang lain

Jalan terbaik untuk membangun personal brand adalah dengan memberikan bantuan pada orang lain. Kamu tentu memiliki beragam skill, ilmu, dan kemampuan yang bisa dibagikan dengan orang lain. Misalnya, kamu membaca lowongan kerja yang cocok untuk salah satu kolegamu, berikan info tersebut pada mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kamu peduli dengan kesuksesan mereka.

  1. Bertanya

Saat membangun personal brand, penting untuk menanyakan berbagai pertanyaan. Minta saran pada orang lain. Tanyakan tentang kisah sukses mereka. Dengan bertanya, kamu bisa belajar lebih banyak hal tentang bidangmu dan mendapat pelajaran berharga dari networkmu.

Apa yang menurutmu harus selalu dilakukan saat akan membangun personal branding? Berikan pendapatmu di kolom komentar berikut ini.

Ikuti terus informasi terkini dan terupdate tentang lowongan kerja impianmu di www.jobs.id