5 Langkah Menjadi Mentor yang Berpengaruh

o-WORK-MENTOR-facebook

Jika kamu baru saja diminta menjadi mentor oleh seseorang, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu cek terlebih dahulu. Kenyataannya, banyak mentor-mentor baru yang belum paham betul tentang hubungan antara mentor dan mentee yang efektif dan dinamis.

Menjadi mentor yang efektif harus bisa memberikan masukan yang bermanfaat dan memerankan peran sebagai pengajar/guru dengan skill yang dimiliki. Namun seringkali mentor masih belum mampu mendapat apresiasi secara aspek interpersonal dan psikososial dari kegiatan mentoring. Mentor yang baik melihat peran mereka lebih dari sekedar pemberi saran/kritik. Sebagai mentor, kamu harus bisa berperan sekaligus sebagai konsultan, pelatih, penasehat, guru, master, terapis, dan pembimbing. Mentor yang memiliki pengaruh besar mampu berganti-ganti peran sesuai dengan kebutuhan mentee.

BACA JUGA: 5 Langkah Mudah dalam Memberikan Inspirasi pada Karyawan  

Berikut ini ada lima taktik dari mentor terbaik yang memfasilitasi aktualisasi secara personal dan karir pada mentee mereka:

  1. MENCARI TAHU MOTIVASI INTRINSIK

Dengan mengidentifikasi minat alamiah dan faktor-faktor yang bisa memotivasi mentee melalui sebuah reward yang diberikan seperti kompensasi lebih, kamu bisa mengetahui elemen dasar dari aktualisasi diri menteemu. Gaji yang lebih tinggi mungkin memang menggiurkan, namun apakah hal itu merepresentasikan perkembangan personal dan karir yang menurut mereka menarik? Tugasmu sebagai mentor untuk mencari tahu apa hal yang membuat si mentee puas saat mengerjakan suatu pekerjaan dan motivasi mereka dengan hal itu.

  1. JADI ROLE MODEL

Memberikan contoh perilaku mentor pada mentee dapat memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengamati perilaku yang efektif jika dilihat dari konteks profesional yang berbeda, terutama kegiatan yang melibatkan demonstrasi tentang leadership dan membangun hubungan/networking yang kuat dalam perusahaan. Penelitian dan pengalaman praktis menunjukkan bahwa individu dengan intelegensi emosional yang lebih tinggi akan jauh lebih sukses dalam peran profesional.

  1. IDENTIFIKASI DAN CAPAI TARGET BERSAMA

Poin penting yang harus diketahui disini adalah meningkatkan kemampuan mentee untuk dapat mencapai target yang telah ditentukan. Mentor harus mampu membuat mentee bisa melakukan hal-hal yang lebih dari yang biasa dilakukan dan tidak mudah puas dengan status quo.

Sebagai mentor, tugasmu adalah memberikan kekuatan penuh pada seluruh potensi yang dimiliki mentee agar mereka bisa mencapai target tersebut.

  1. IDENTIFIKASI DAN MANFAATKAN MOMEN PEMBELAJARAN

Mentor yang hebat akan menunjukkan empati untuk memahami kapan mentee bisa memperkuat kemampuan personal learning mereka dan kemudian memanfaatkannya untuk memberikan pesan penting yang bermanfaat bagi perkembangan karir mereka. Ilmu mentoring sesungguhnya lebih seni daripada sains, karena membutuhkan sensitifitas untuk tanggap pada sebuah masalah dan sisi emosional dalam hubungan mentor-mentee.

  1. BANGUN SKILL YANG MEMUNGKINKAN MENTEE BERPIKIR LEBIH STRATEGIS

Pola pikir strategis dan efektif adalah perpindahan integral dari profesi poin A menuju poin yang lebih tinggi poin B. Proses mentoring adalah tentang aktualisasi diri dari seluruh potensial yang dimiliki mentee. Itu adalah elemen terpenting dari menjadi seorang pemimpin. Sebagai mentor kamu bisa memberikan metode model strategic thinking, dengan mendemonstrasikan bagaimana mentee mampu menghasilkan outlook yang lebih strategis pada jangka waktu tertentu, Kamu juga bisa membimbing menteemu menuju sumber informasi untuk memfasilitasi cara pandang yang strategis tentang kemampuan ini.

Menjadi mentor sungguh sebuah peran yang mulia. Kamu dituntut menjadi guru, motivator, pembimbing, pemberi saran, sekaligus konsultan. Dalam rangka mendorong kesuksesan mentee, kelima hal di atas sebaiknya selalu dipegang teguh.

Bingung cari info lowongan kerja yang sesuai dengan passion dan skill kamu? Semua bisa kamu dapatkan di www.jobs.id