5 Aturan Utama Perubahan Karir yang Harus Kamu Pahami

career_change_img

Setelah sekian lama bekerja, membangun karir pada bidang yang kamu pikir kamu senangi, kamu akhirnya tiba pada satu titik dan merasakan bahwa kamu berada di jalan yang salah. Kamu saat ini kehilangan passion saat bekerja dan berniat untuk banting setir dengan melakukan perubahan karir.

Pasti akan banyak tantangan yang dilewati, termasuk pertanyaan dari calon bos/manajermu tentang perubahan karir yang pastinya pada awalnya mengagetkan. Kamu harus siap dengan perubahan ini karena kemungkinan jalan kembali tidak akan ada, dan dari segi finansial besarnya gaji yang diterima kemungkinan akan berbeda. Bersiaplah untuk menerima berbagai pertanyaan yang akan datang dari para perekrut dengan mengikuti beberapa aturan berikut ini. Kamu akan perlu melakukan pendekatan yang berbeda untuk menarik calon bos barumu. Berikut ini lima daftar aturan mainnya:

1. Identifikasi Skillmu yang Sejenis

Identifikasi 3-6 skill penting dari karir sebelumnya yang sejenis/setipe dan sekiranya bisa dipertimbangkan oleh perusahaan pencari tenaga kerja. Kamu bisa mengidentifikasi skill apa yang dibutuhkan untuk posisi tertentu dengan mereview lowongan pekerjaan sejenis lainnya. Kamu akan mengetahui list secara umum dari skill yang digarisbawahi mereka untuk posisi tersebut.

2. Fokus Pada Skill VS Pengalaman Menjabat

Ketika kebanyakan para kandidat lain menunjukkan jabatan-jabatan yang pernah disandang dan menggarisbawahi nama perusahaan yang pernah mereka singgahi, pada kasusmu strategi tersebut tidak akan berhasil. Kamu perlu untuk fokus pada skill sejenis yang kamu tuliskan dalam cover letter, resume, dan diskusi dengan perusahaan potensial. Apakah itu leadership, project management, keuangan, menulis, atau skill lain, kamu harus lebih fokus pada hal tersebut.

BACA JUGA: 6 LANGKAH MUDAH MEMBANGUN BRAND PERSONAL

3. Ceritakan Bagaimana Skillmu Diaplikasikan

Tetap fokus pada saat mengungkapkan secara spesifik tentang bagaimana skill yang kamu miliki digunakan dan diaplikasikan pada pekerjaan sebelumnya dan bagaimana kamu bisa memikirkan peluang skillmu tersebut akan berguna di karir barumu.

4. Kembangkan Skill dan Ilmu yang Diperlukan

Jika memungkinkan, coba kembangkan beberapa skill penting yang akan kamu butuhkan dalam karir barumu sebelum meninggalkan pekerjaan yang lama. Jika perusahaanmu menawarkan bantuan pendidikan, manfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan skill yang diperlukan. Beberapa perusahaan ada yang hanya memberikan bantuan pendidikan hanya untuk studi yang relevan dengan posisimu saat ini oleh karena itu pilihlah bidang skill yang kira-kira mendekati skill yang dibutuhkan.

5. Mencari Mentor

Mengenal seseorang yang sudah lebih dulu berkecimpung di dunia yang ingin kamu masuki memberikan benefit tersendiri dalam proses perubahan karirmu. Seorang mentor dapat memberitahumu lebih banyak tentang industri tersebut, mengajarkan skill penting agar berhasil, dan mengenalkanmu pada orang-orang atau informasi penting yang dapat memberikan peluang kerja yang potensial.

Jika kamu sudah percaya diri dan mantap dengan keputusan perubahan karir ini, rela menghadapi tantangan demi sukses dalam karir yang baru, dan mampu mendemokan pada calon bos barumu bahwa kamu bisa mengaplikasikan skill yang dimiliki, dan akan terus belajar dan mengembangkan diri, kamu akan mampu melewati semua rintangan dalam perubahan karir ini. Good luck!