4 Rahasia Membangun Komunikasi yang Efektif

inter

“The single biggest problem in communication is the illusion that it has taken place.” ~ George Bernard Shaw

Ketidakmampuan berkomunikasi dengan baik adalah salah satu problematika terbesar dalam hidup. Kelemahan berkomunikasi dapat menghancurkan sebuah hubungan, jalinan bisnis, dan bahkan bisa mencetuskan sebuah peperangan. Bayangkan seberapa besar pengaruh komunikasi yang efektif dalam hidupmu, baik dalam hubungan sehari-hari maupun dalam pekerjaan.

BACA JUGA: Mengirim Email? Cek 6 Hal ini Lebih Dulu

Jika kamu ingin mampu berkomunikasi lebih baik lagi, dan meningkatkan hubungan personal dan hubungan bisnis profesional, pertama-tama kamu harus memahami terlebih dahulu bagaimana cara berkomunikasi dengan benar seperti berikut ini:

Dua Telinga, Satu Mulut

Seperti yang selalu Ibumu katakan padamu. Komunikator yang baik akan mendengarkan lebih banyak daripada berbicara. Ternyata ada beberapa alasan untuk ini.

Pertama, mendengarkan adalah kegiatan mengumpulkan informasi, dan ketika kamu berkomunikasi tentang hal tertentu, akan lebih baik jika informasi yang didapat mampu diproses dengan baik. Semakin banyak yang kamu ketahui, semakin baik kamu bisa mendiskusikan tentang suatu hal tersebut.

Kedua,  jika dilihat dari sisi psikologis, orang yang lebih sedikit berbicara akan lebih dihargai dan dianggap sebagai orang yang lebih meyakinkan. Hal ini berlaku bagi orang-orang yang tidak punya hobi mengoceh, dan bukan mereka yang berbicara tidak percaya diri dan gagap saat berbicara.

Tidak Malu Bertanya

Mengajukan pertanyaan bukan berarti kamu bodoh. Bertanya sebenarnya salah satu indikator bahawa kita tertarik dan menghargai lawan bicara. Bersamaan dengan kontak mata, bertanya adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu memerhatikan dan tertarik dengan lawan bicara. Namun jangan lakukan dengan berlebihan. Menanyakan beberapa hal sebagai klarifikasi atau menjaring insight itu baik, namun jangan terus-terusan menginterupsi lawan bicaramu dan bahkan memotong pembicaraan mereka. Selain tidak sopan, itu dapat merusak kemampuanmu untuk dapat berkomunikasi dengan baik.

To the Point

Ketika berhadapan dengan dunia bisnis dan profesional, kamu harus tetap menjaga agar ucapanmu singkat dan to-the-point. Gunakan kalimat yang efektif dan tidak bertele-tele. Katakan apa yang harus dikatakan dan segera move on ke aktivitas selanjutnya. Jangan menyusahkan orang lain dengan membuat mereka menerka-nerka apa inti pembicaraan yang dilakukan.

Perhatikan Ucapan

Inilah salah satu masalah utama penyebab retaknya hubungan baik. Perkataan adalah sesuatu hal yang powerful. Bahkan ketika kamu tidak sadar, otak kita (yang jelas-jelas lebih pintar dari kita) akan mendengar perkataan dan mencerna makna, emosi, dan kenangan dan semua hal yang terkandung dalam sebuah perkataan.

Ketika kamu tidak bisa memilih perkataan yang sesuai, penerimaan lawan bicara juga akan tidak sesuai harapan. Inilah alasan mengapa mendengarkan, bertanya dan menggunakan kata-kata yang singkat, padat, jelas sangatlah penting. Otak selalu bisa berpikir sangat cepat, bahkan dalam sepersekian detik. Namun akan selalu kalah oleh lisan yang terlanjur terucap oleh mulut. Sekali kamu sudah keliru berkata, maka akan terus diingat oleh lawan bicaramu. Jika itu adalah sesuatu yang buruk, bukan tidak mungkin akan mengubah hubungan baikmu dengan lawan bicaramu tersebut. Think first.

Kebanyakan orang tidak sadar akan pentingnya komunikasi yang efektif, namun jika kamu memegang teguh lima tips di atas, kamu pasti akan melihat perbedaan pada hubunganmu, pekerjaanmu, kehidupan pribadimu, dengan sangat cepat.

Jika kamu memiliki skill komunikasi yang baik,  lihat lowongan khusus untuk kamu yang memiliki passion menjadi Marketing dan Public Relations di http://www.jobs.id/en/jobs/all-job/all-company/all-location/9-marketing-pr