4 Cara Efektif Untuk Mendapatkan Rekomedasi dari Atasan

what-to-ask-during-your-interview

Meminta rekomendasi dari atasan bisa menjadi kegiatan yang membuatmu stress, canggung, dan bisa jadi tidak menyenangkan. Sulit membayangkan reaksi atasan ketika tahu bahwa kamu sedang meminta rekomendasi untuk mengajukan lamaran di perusahaan lain, yang mana berarti akan diikuti dengan surat pengunduran diri. Ini mungkin akan menjadi percakapan tersulit dengan si bos. Tapi jangan khawatir, berikut ini bagaimana tips untuk meminta rekomendasi dari atasan:

Realistis

Jika selama ini kamu telah bekerja dengan rajin dan menjadi pegawai teladan, akan terlihat aneh saat tiba-tiba meminta rekomendasi. Sekali mengajukan permintaan rekomendasi, atasan secara resmi mengetahui bahwa kamu sedang berencana untuk resign. Rencanakan dengan baik sebelumnya.

Timing

Meminta rekomendasi secara tiba-tiba dapat membuat atasan bingung dan membuat mood kerjanya tidak bagus. Untuk menghindarinya, sebaiknya kamu menunggu sampai ada karyawan lain yang lebih dulu meminta referensi pada atasanmu saat ini. Dengan begitu kamu masih bisa bekerja dengan tenang tanpa dicurigai mengkhianati tim, perusahaan, dan terutama atasanmu. Tentu kamu juga tak ingin si bos mulai mencari penggantimu sebelum kamu siap untuk meninggalkan pekerjaan saat ini.

Rancang Pertemuan

Demi mendapatkan rekomendasi yang baik dari atasanmu dan berhasil diterima di perusahaan impian, tak ada salahnya atur waktu khusus untuk membicarakan hal ini. Beritahukan pada si bos bahwa kamu selama ini sangat enjoy bekerja di posisimu saat ini, namun berencana untuk pindah. Jika memungkinkan paparkan aspek-aspek yang akan kamu dapatkan dan tidak kamu punya di pekeraanmu saat ini. Hal ini akan menunjukkan bahwa keputusanmu pindah kerja adalah untuk meningkatkan karir (atau bahkan bertransisi ke dunia karir yang baru), bukan karena kamu tidak menyukai pekerjaan atau atasanmu. Kemudian baru mulai minta surat rekomendasinya. Agar semakin lancar, tawarkan juga beberapa referensi nama temanmu yang kira-kira cocok untuk menggantikanmu. Dengan begini kepergianmu tidak akan membawa kekecewaan dan tak akan merusak hubunganmu dengan atasan.

Persiapkan Informasi yang Lengkap

Atasanmu mungkin akan terkejut saat mengetahui bahwa kamu sedang melamar pekerjaan di perusahaan lain. Namun demi mendapatkan referensi yang baik, kumpulkan dokumen yang berisi riwayat kerja dan posisi yang selama ini sudah berhasil kamu kerjakan dengan baik. Tentu kamu tidak ingin hanya mendapat rekomendasi yang sifatnya sangat general sepert “Dia adalah pekerja yang baik” dari si bos. Dengan merefresh ingatannya, beliau akan mengapresiasi semua waktu, energi, dan perjuanganmu saat bekerja kemudian dapat menuliskan rekomendasi yang baik dan lebih spesifik.  Informasikan semua kepentingan yang dibutuhkan karena biasanya selain surat rekomendasi, perekrut juga akan meminta referensi melalui LinkedIn. Pastikan si bos tahu, jadi kamu tak perlu bolak-balik meminta rekomendasinya.

Semoga dengan tips di atas kamu bisa sukses mendapatkan rekomendasi yang baik dan bermanfaat untuk kemajuan karirmu. Good luck!