20 Tips Ampuh Menghadapi Interview Kerja

Anda adalah orang hebat. Kalimat itu pasti sering Ibu Anda ucapkan, bukan? Dengan persiapan yang matang dan intens Anda dapat membuktikannya pada calon bos Anda nanti. Sebuah interview kerja bisa menjadi momen yang menyiksa, mengerikan, bahkan membuat stress dan canggung. Namun bisa juga menjadi momen yang menyenangkan dan penuh kesuksesan. Hal tersebut tentu dipengaruhi oleh persiapan baik sebelum maupun sesudah interview.

Rencanakan persiapan jauh sebelum interview kerja dilakukan. Dilanjutkan dengan persiapan ketika hari-H dan pasca interview, pekerjaan impian akan segera jatuh ke tangan Anda. Berikut ini beberapa tips ampuh pada fase sebelum, selama, dan sesudah interview:

Pre-Interview

  1. Kumpulkan referensi dan surat rekomendasi Anda. Pikirkan beberapa orang dalam linkungan kerja Anda saat ini (rekan kerja, atasan, dll) yang sekiranya akan memberikan rekomendasi yang baik atas kinerja Anda. Kemudian minta ijin mereka untuk menjadikan mereka sebagai referensi kinerja Anda. Jika mereka setuju, cantumkan nama, gelar, alamat, dan kontak mereka dengan benar. Jika diperlukan Anda bisa meminta mereka meluangkan waktu untuk menulis surat rekomendasi Anda.
  2. Melakukan Riset Perusahaan. Bahkan sebelum mengajukan lamaran, pelajari semua seluk beluk tentang perusahaan yang akan dilamar. Pewawancara akan memberikan poin lebih jika pelamar mengetahui tentang pekerjaan dan tempat di mana ia akan bekerja, karena hal tesebut menunjukan bahwa Anda peduli. Banyak informasi yang bisa dicari, mulai dari yang general yang biasanya tecantum di website perusahaan hingga informasi dari karyawan yang mungkin Anda kenal. Jika Anda banyak tahu dan mengerti tentang seluk beluk perusahaan maka menunjukkan bahwa Anda proaktif, energik, dan cerdas.
  3. Identifikasi Keahlian dan Prestasi. Buat daftar dan persiapkan penjelasan mengenai kelebihan Anda secara personal maupun profesional, juga mengenai keahlian dan prestasi yang sudah Anda capai. Melalui penelitian tersebut, Anda akan mampu mengidentifikasikan kualitas diri Anda yang dapat menguntungkan perusahaan yang Anda lamar.
  4. Latihan Interview. Ada pepatah “Practice makes perfect”, berlaku juga untuk yang satu ini. Rajin latihan akan menambah kepercayaan diri dan melatih Anda untuk tetap tenang ketika nanti duduk di kursi panas ketika interview. Berlatihlah dengan teman ataupun keluarga dan minta mereka menanyakan beberapa pertanyaan yang sering diajukan saat interview. Kuncinya adalah percaya diri dan jujur dalam menjawab. Beberapa pertanyaan yang sering diajukan:
  • Ceritakan tentang diri Anda
  • Bagaimana definisi sukses menurut Anda?
  • Apa tantangan terbesar yang pernah Anda hadapi selama bekerja?
  • Bagaimana cara Anda menghadapi deadline?
  • Mengapa Anda memutuskan untuk keluar dari pekerjaan Anda sekarang?
  • dll

“Jawab dengan jelas, singkat, dan benar” saran dari Jennifer Maxwell Parkinson, President of Look Consulting International in New York. “Kebanyakan orang mengagumi kejujuran dan keterusterangan”. Jika dibutuhkan, belilah buku panduan interview. Tulis daftar pertanyaan terburuk yang mungkin diajukan oleh interviewer. Buku panduan akan memberikan beberapa bocorannya dan bagaimana cara menjawabnya dengan baik.

5. Periksa Pakaian Anda. Pastikan pakaian yang akan dikenakan pada saat interview besih, tidak kusut, dan sepatu Anda tersemir dengan baik. Sekaranglah saatnya Anda mulai mengecek apakah pakaian terbaik Anda perlu dibersihkan atau harus diperbaiki. Jiika harus meminjam teman atau membeli sepasang sepatu baru, lakukan sesegera mungkin agar Anda tetap punya waktu untuk memastikan semua outfit berukuran pas. Tak kalah penting untuk menyesuaikan outfit interview yang sesuai dengan bidang dan perusahaan yang akan Anda lamar, kuncinya adalah kenyamanan. Tambahkan dengan aksesoris seperlunya dan gunakan rok yang terlalu pendek/ketat. Jangan sampai konsentrasi Anda terkacaukan karena outfit yang tidak nyaman.

6. Test drive. Jika Anda merasa tidak yakin dengan lokasi interview, cobalah untuk survey ke lokasi sehari sebelumnya. Pastikan Anda berada pada gedung yang benar pada saat hari-H dan tidak kesulitan saat memarkirkan kendaraan.

H-1 Interview:

7. Telfon konfirmasi. Pastikan kembali tanggal, jam, lokasi, dan contact person saat akan melakukan interview. Jika dibutuhkan pastikan dengan menelepon terlebih dahulu.

8. Persiapkan pakaian. Setelah menentukan outfit apa yang akan digunakan, cek kembali mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki serta aksesoris yang akan dikenakan. Persiapkan pula semua berkas yang akan dibawa pada saat interview: bawa resume dengan jumlah berlebih, referensi, portofolio, kertas, dan alat tulis.

9. Perhatikan cuaca. Jika perkiraan cuaca esok hari akan buruk, persiapkan. Siap sedia payung, jas hujan, ataupun jaket.

10. Tidur cukup. Pada hari penting seperti ini tentu Anda ingin tetap terlihat segar dan awas.

Hari-H

11. Sempatkan olahraga. Jika memungkinkan bangun lebih pagi dan lakukan beberapa exercise singkat. Olahraga mampu melancarkan peredaran darah dan mengurangi stress.

12. Datang tepat waktu. Maksimal Anda sudah hadir 10 menit sebelum waktu interview.

13. Last-minute check. Lakukan cek dan ricek terakhir ketika akan memasuki ruang interview. Berkacalah di kaca kamar mandi. Rapikan lipstik, singkirkan rambut rontok yang jatuh di pundak, pastikan semua baju terkancing rapi dan kencangkan dasi. Sekarang coba Anda senyum, buka mulut dan cek apakah ada makanan sisa yang tersangkut. Buang permen karet, matikan handphone, lalu senyum penuh percaya diri.

Di Ruang Tunggu

Menunggu giliran interview

14. Percaya diri dan usahakan tetap sibuk. Pada saat menunggu antrian masuk ke ruang interview, usahakan bawa sesuatu sembari menunggu. Usahakan tidak terlihat nganggur, meskipun hanya menulis catatan di notebook. Jangan ceroboh karena Anda sudah dipantau, dan duduklah dengan tegak (tidak membungkuk)

Selama Interview

15. Fokus. Setelah semua persiapan dan latihan yang telah dilakukan jauh-jauh hari, tidak menutup kemungkinan ketika interview Anda akan mendapat pertanyaan yang berbeda dari yang biasa anda lakukan saat latihan. Tetap fokus pada pewawancara agar interview berjalan dengan lancar.

16. Relaks. Tips ketika Anda gugup, duduklah dengan telapak tangan menghadap ke atas. Hal tersebut akan membantu menurunkan tekanan darah dan mengeringkan keringat dingin yang kadangkala muncul saat Anda gugup.

Selesai Interview

17. Tulis review. Setelah selesai melakukan interview, sempatkan tulis catatan kecil tentang kesan terhadap perusahaan dan keseluruhan proses interview, juga nama calon rekan kerja Anda. Hal ini bermanfaat ketika Anda akan dipanggil untuk interview selanjutnya sehingga Anda dapat belajar dari tantangan dan kesuksesan yang dialami selama interview.

Sehari Setelah Interview

18. Kirim ucapan terima kasih. Berterimakasih pada para pewawancara karena telah meluangkan waktunya untuk bertemu Anda. Ini juga merupakan trik agar mereka tetap mengingat Anda, jangan lupa tambahkan catatan bahwa Anda menunggu kabar dari mereka.

Seminggu Setelah Interview

19. Telepon untuk follow-up. Jika belum ada kabar pengumuman atau panggilan dari perusahaan dan Anda masih menginginkan pekerjaan tersebut, Anda bisa menanyakannya dengan menelpon pewawancara ataupun HRD perusahaan tsb. Ungkapkan rasa penasaran dan minat Anda terhadap posisi tersebut.

20. Bersabar. Setelah melakukan semuanya, Anda akan segera mendapat kabar kelanjutan interview setelah itu. Mungkin mereka akan segera mengundang Anda untuk interview selanjutnya. Tetap sabar dan terus ajukan aplikasi di berbagai perusahaan lainnya. Jangan hanya menggantungkan keadaan hanya karena Anda merasa sangat yakin akan satu perusahaan. Tetap persiapkan yang terburuk. Meskipun nantinya belum berhasil lolos, jadikan pengalaman interview kerja ini sebagai pengalaman untuk melatih skill public speaking Anda dan usahakan untuk lebih meningkatkan konsentrasi pada interview berikutnya.

Itulah tips bagaimana menghadapi interview kerja dan semoga artikel ini bisa menjadi referensi bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan dan mempersiapkan interview dalam waktu dekat.