12 Tips Sukses Berkarir Sebagai Public Relation

man-in-blue-tie-and-shirt-at-microphones

Memiliki karir sebagai seorang humas/public relation bagi mereka yang memiliki passion berinteraksi dengan orang lain tentu menjadi pilihan pekerjaan yang sangat menyenangkan. Namun kadangkala profesi ini kadang masih dianggap sebelah mata karena kontribusi pekerjaannya yang masih kurang terlihat nyata bagi sebagian orang. Berikut ini tips sukses untuk kamu yang akan memilih peran PR dalam berkarir:

1. Be a sponge.

Rasa keingintahuan menjadi modal utama untuk menjadi PR yang profesional. Baik bagi yang baru berkecimpung dalam dunia PR maupun yang sudah berpengalaman bertahun-tahun, wajib hukumnya untuk secara konstan terus belajar agar tetap menjadi yang terbaik di industri ini. Jangan berhenti untuk terus mencari tahu.

2. Selalu update berita terkini

Usahakan untuk selalu tau tentang kejadian terkini. Bacalah koran (baik yang online maupun offline). Sebarkan informasi tersebut kepada perusahaan atau klienmu. Dengarkan radio atau podcast tentang berita industri, politik, ekonomi, hukum, dsb. yang sedang terjadi. Rajin-rajinlah menonton berita di TV setiap pagi. Pendekatan apapun yang dipilih, akan membuatmu menjadi lebih menarik dan lebih baik bagi pekerjaanmu. Anggap semua ini sebagai investasi.

3. Fokus pada hal-hal detail.

Selalu cek kembali semua pekerjaanmu. Periksa hingga ke hal-hal paling kecil dan sederhana. Jadilah pengawas bagi diri sendiri untuk memastikan semua pekerjaan terselesaikan dengan baik. Double-check kalkulasimu. Pertanyakan asumsi yang kamu buat.

4. Hidup seimbang.

Belajar untuk menentukan prioritas pekerjaan, bagaimana ketika kamu harus fokus penuh dalam melakukan pekerjaan tertentu, dan bagaimana mengatur waktu. Hidup sebagai PR adalah tentang keseimbangan, dan kamu harus tahu bagaimana mengatur waktu kerja dan ekspektasi klien (jika kamu bekerja di agency PR).

5. Belajar menulis.

Luangkan waktu untuk belajar cara menulis dengan benar. Berlatih. Belajar dari orang lain. Ambil kursus jika dibutuhkan. Dunia kerja akan banyak berbeda dengan ilmu pelajaran yang diajarkan saat kuliah dulu. Paragraf yang singkat, kalimat efektif, dan tata bahasa yang jelas akan memudahkan dalam menjelaskan inti permasalahanmu. Usahakan untuk tetap menggunakan kalimat aktif.

BACA JUGA: 9 TIPS MUDAH MENINGKATKAN SKILL KOMUNIKASI

6. Hadapi angka.

Berhubungan dengan angka selama ini telah menjadi poin kelemahan bagi para PR. Padahal perusahaan saat ini selalu menuntut lebih. Terutama untuk pengukuran efektifitas sosial media dan program media berbayar/iklan. Kamu tidak perlu menjadi ahli dalam hal ini (terutama jika kamu memiliki tim khusus yang membantumu menghitung), namun penting untuk mengetahui basicnya dan tahu bagaimana cara menjelaskan ke klien dan orang-orang dalam perusahaanmu tentang cara pengukuran yang efektif.

7. Lakukan pengukuran melalui siklus hidup.

Melakukan pengukuran bukan hanya sekedar laporan, dan PR saat ini dituntut untuk dapat melakukan mengukur dengan lebih baik lagi. Ada beberapa tips untuk ini:

  • Membuat objektif (rancang tujuan yang realistis, ditambah dengan insight dari program sebelumnya)
  • Susun rencana (planing) (lagi-lagi dengan memanfaatkan insight dari yang sebelumnya);
  • Identifikasi dan bantu untuk  mengatasi masalah
  • Lakukan pengukuran hasil dan hasilkan insight baru untuk membantu project berikutnya.

8. Menyediakan solusi.

Tantangan yang cukup berat menjada fakta kehidupan industri PR, di mana peran dari komunikasi adalah untuk mengubah perilaku atau persepsi. Itu adalah hal yang sulit. Jadilah PR yang siap dengan segudang solusi dalam menghadapi permasalahan klien. Meskipun belum tentu solusimu adalah solusi yang dipilih oleh klien, namun kenyataan bahwa kamu memikirkan dengan serius dan berusaha memberikan solusi terbaik akan memberikan kesan positif bagi manajermu.

9. Selalu naik level.

PR yang profesional kerap berhadapan dengan situasi sulit, yang tidak dapat diprediksi kapan kedatangannya. Inilah momen di mana kamu bisa menjadi berbeda dan menaikkan reputasi, atau sebaliknya. Jadilah seseorang yang selalu tenang meskipun situasi pelik menghadang. Stay calm, dan fokus pada solusi. Tak perlu panik.

10. Berpikir out of the box.

Lihat dunia sekitarmu dan dengan proaktif identifikasi berbagai cara untuk meningkatkan keahlianmu. Hal itu bisa didapat dengan misalnya mengerjakan tugas dengan lebih baik, atau terlibat dalam projek yang lebih menantang, atau dengan belajar lebih banyak lagi terkait bidang pekerjaan terkait.

11. Ketahui perbedaan antara objektif, strategi, dan taktik.

  • Objektif adalah masalah yang harus diselesaikan. Hal ini harus berhubungan dengan tujuan bisnis.
  • Strategi adalah kumpulan rencana-rencana penyelesaian misi/masalah yang harus dikerjakan. Strategi harus berhubungan dengan objektif/tujuan.
  • Taktik adalah aksi yang akan dilakukan. Merupakan rincian dari poin strategi yang lebih kepada implementasi.

12. Selalu menjadi yang terpercaya.

Ketika kamu berhadapan dengan eksekutif perusahaan, atau dengan klien dari perusahaan lain, usahakan untuk selalu menjadi pemberi saran yang terpercaya bagi mereka. Hilangkan pikiran-pikiran tentang apa yang “harus” dilakukan dan jadilah partner. Buka peluang dan kesempatan bagi diri sendiri. Tawarkan pendapat yang strategis. Belajar untuk berempati dengan mereka. Libatkan diri dengan percakapan yang berat jika memang dibutuhkan. Jangan hanya menerima perintah.

Kunci penting dalam berkarir sebagai public relation adalah dengan terus belajar. Tak ada ilmu pasti dalam sebuah pekerjaan, terutama dunia PR yang sangat dinamis mengikuti perkembangan trend, teknologi, media, dll. Ikuti informasi terkini tentang lowongan kerja public relation di http://www.jobs.id atau http://www.lowongan.id/public-relation/all