10 Manfaaat Vitamin C Untuk Kesehatan

vitamin-c-made-of-fruit-original

Walaupun diperlukan dalam jumlah yang sedikit, vitamin C tidak tergantikan dalam mengatur fungsi tubuh. Kita sering mendengar bahwa kekurangan vitamin C dapat mengakibatkan masalah pada kulit, yang memang benar adanya. Studi terbaru mengenai peran vitamin C untuk kesehatan akan memberi alasan lebih bagi kita untuk makan makanan yang mengandung vitamin C setiap hari. Berikut manfaat vitamin C bagi tubuh kita.

Seberapa banyak kebutuhan vitamin C kita?

Rekomendasi asupan vitamin C harian berbeda-beda tergantung umur dan jenis kelamin (Laki-laki dewasa: 90mg, perempuan dewasa: 75mg, anak-anak 9-13 tahun: 45mg). Sumber vitamin C beraneka ragam diantaranya jeruk, cabai, pepaya, stroberi, nanas, dan lain-lain. Satu buah jeruk ukuran medium dapat mengandung kurang lebih 75 mg vitamin C, sedangkan yang lebih besar dapat mengandung sampai 100 mg vitamin C.

BACA JUGA: 5 TIPS JITU MENINGKATKAN PERCAYA DIRI

  1. Membantu meredakan gejala pilek

    Khasiat vitamin C dalam mencegah pilek masih merupakan kontroversi. Walaupun belum ada bukti nyata, beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dapat mengurangi gejala dan durasi pilek. Vitamin C merupakan antihistamin alami, membantu meredakan alergi dengan cara menurunkan tingkat histamin dalam tubuh.

  2. Obat alami untuk masalah kulit

    Sejak dahulu vitamin C sudah digunakan untuk mengobati masalah pada kulit. Sekarang, vitamin C banyak digunakan sebagai campuran dalam pelembab dan masker muka untuk mengembalikan kulit agar lebih bercahaya. Vitamin C juga membantu meningkatkan elastisitas kulit sehingga kerutan berkurang dan kulit menjadi lebih kencang, bahkan melindungi kulit dari paparan sinar UV dari matahari.

  3. Menyembuhkan luka

    Vitamin C diperlukan dalam produksi kolagen, zat protein yang berfungsi membentuk jaringan ikat pada kulit, tendon, otot, ligamen, dan sebagainya. Karena itu, vitamin C penting dalam proses penyembuhan luka. Vitamin C mempercepat penyembuhan mulai dari luka kecil sampai besar, patah tulang, sampai luka bakar.

  4. Mencegah stres

    Vitamin C memiliki peran penting dalam melindungi otak dan sistem syaraf terhadap pengaruh stres. Dibutuhkan vitamin C dalam jumlah yang cukup untuk proses sintesis hormon stres seperti adrenalin dan nor-adrenalin, yang berperan dalam mekanisme dalam melawan stres.

  5. Menurunkan kolesterol.

    Vitamin C memiliki peran krusial dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan cara mempercepat proses tubuh mengubah kolesterol menjadi garam empedu yang dapat mudah dibuang dari tubuh.

  6. Melancarkan aliran darah:

    Biasanya serangan jantung muncul akibat kerusakan pada pembuluh darah yaitu pembuluh tidak dapat melebar sehingga aliran darah tidak lancar. Sakit pada dada atau angina juga dapat terjadi karena kegagalan pembuluh arteri koroner (pembuluh yang mengalirkan darah ke jantung) untuk melebar. Studi menemukan bahwa vitamin C dalam jumlah kecil dapat meningkatkan kemampuan pembuluh darah untuk melebar pada penderita tekanan darah tinggi, angina pectoris, dan gagal jantung kongestif.

  7. Menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke:

    Vitamin C merupakan antioksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas yang dapat merusak dinding arteri dan meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke. Selain itu, vitamin C menurunkan kadar kolesterol dan melancarkan aliran darah, yang dapat membantu mencegah penyakit jantung.

  8. Mengatur kadar gula pada penderita diabetes:

    Walaupun penderita diabetes memiliki batasan makanan yang banyak, tentunya mereka mendapatkan keuntungan dengan memakan makanan yang mengandung vitamin C. Vitamin C membantu tubuh mengatur kadar gula darah dan melindungi dari komplikasi diabetes.

  9. Membantu pengobatan kanker:

    Sebuah studi mengatakan bahwa asupan vitamin C dosis tinggi pada penderita kanker dapat meningkatkan efek kemoterapi untuk membunuh sel kanker karena efeknya lebih target specific. Para ilmuwan percaya bahwa vitamin C dapat menjadi alternatif pengobatan kanker yang aman dan hemat biaya.

  10. Dapat menekan perkembangan gangguan syaraf:

    Sebuah studi di Jerman menemukan bahwa kandungan vitamin C, betakaroten dan likopen dalam darah pasien dementia sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa meningkatkan kadar vitamin C dalam darah dapat menekan perkembangan penyakit dementia dan gangguan syaraf lain seperti Alzheimer’s disease (AD).

Selain ke-10 poin di atas, masih banyak deretan manfaat vitamin C lainnya. Beberapa manfaat tersebut penting untuk kamu ketahui agar dapat menunjang performa kerja yang maksimal dengan menjaga tubuh tetap fit. Karena kekayaan terbesar adalah kesehatan.