10 Cara Efektif Membentuk Disiplin Kerja

Teacher-with-Discipline-Written-on-Board-for-Blog

Sikap disiplin sudah ditanamkan dalam diri kita semua bahkan semenjak kita lahir di dunia. Meski terkadang tidak selalu kita memilikinya, kita selalu mencoba untuk melakukannya seolah itu adalah sebuah keharusan. Disiplin kerja, selain akan membuat semua pekerjaanmu lebih terorganisir, juga membawa nilai-nilai etika yang baik di lingkungan. Agar tetap disiplin, coba sepuluh tips berikut:

  1. Just do it. Tumbuhkan niat dalam diri bahwa kamu benar-benar ingin membiasakan dirimu bersikap disiplin. Biarkan motivasi ini memengaruhimu untuk membuat pilihan yang baik. Katakan pada diri sendiri “Aku berjanji akan selalu mematuhinya.” Coba berkomitmen pada diri sendiri dengan membuat kode etik personal tentang bagaimana kamu seharusnya berperilaku. Dan itu harus benar-benar kemauanmu sendiri.
  2. Pelajari rulesnya. Pastikan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Sadari hal itu agar terhindar dari kesalahan. Tak perlu berlebihan hingga membuat Standar Operating Procedures, kebijakan, ataupun regulasi. Namun kamu harus tau bahwa kamu tidak akan membuat keputusan tanpa mengetahui cara mainnya. Tanyakan pada supervisor, mereka pasti akan menghargai usahamu untuk bertanya sebelum bertindak.
  3. Bertanggung jawab. Bertanggung jawablah atas perilakumu sendiri. Jangan salahkan orang lain atas sikap dan keputusanmu. Menutupi kesalahan justru akan semakin memperparah keadaan. Akuilah kesalahanmu dan minta maaf, katakana bahwa kamu akan bertanggungjawab atas kesalahan dan memperbaikinya. Sikap berani bertanggungjawab akan menunjukkan karakter jujur dalam dirimu, di mana hal tersebut jarang ditemukan dalam dunia kerja.
  4. Berlatih. Sikap disiplin adalah sikap yang bisa dilatih.Sebesar apapun niat dan tekadmu untuk menumbuhkan sikap disiplin, tak akan berarti apa-apa jika tidak dilakukan. Membiasakan sikap disiplin membutuhkanmu mengalami siklus gagal berkali-kali juga, untuk akhirnya bisa sukses.
  5. Kurangi kebiasaan buruk. Jika kamu masih sering menggunakan peralatan kantor, atau fasilitas kantor untuk kebutuhan diri, hentikan! Jika kamu masih memberdayakan kebijakan kantor untuk kebutuhan personalmu, jangan lakukan itu lagi. Jika hal ini dibiarkan, maka daftar kebiasaan burukmu akan semakin panjang. Apapun itu, akhiri segera kebiasaan burukmu.
  6. Tentukan dan capai tujuan. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari perasaan puas ketika berhasil mencapai sebuah tujuan. Usaha-usaha dalam meraih tujuan akan memperkuat mentalmu dan membuatmu ingin melakukannya lagi dan lagi.
  7. Lakukan semua yang kamu katakan akan lakukan. Finish what you start. Tetap kerjakan semua pekerjaanmu. Sebaik-baiknya seseorang adalah mereka yang membuktikan semua perkataannya.
  8. Abaikan tekanan buruk. Bersikap disiplin akan terasa mudah jika tanpa hambatan. Namun akan terasa sulit melakukan disiplin kerja karena godaan itu akan dating dari rekan kerjamu. Setiap pekerjaan pasti mengharuskan kita untuk bekerjasama dengan orang lain. Tekanan buruk dari teman kerja adalah tantangan terbesar dalam nilai etika personalmu. Kamu harus belajar untuk tetap berpegang teguh pada prinsip.
  9. Lakukan aktivitas yang memacu kedisiplinan seperti berolahraga atau bermain alat musik. Menumbuhkan sikap disiplin dalam diri tak bisa dilakukan hanya pada saat di lingkungan kerja saja. Aplikasikan pada seluruh kegiatan yang kamu lakukan, termasuk saat berolahraga dan bermain musik. Semakin dibiasakan dan sering dilakukan maka tak akan terasa sulit.
  10. Jangan menyerah. Banyak hal dalam hidup yang bisa dinegosiasikan, namun tidak dengan prinsipmu. Prinsip untuk menjadi disiplin memang tidak mudah, namun bukan berarti kamu bisa berhenti ketika sudah lelah.

Untuk saat in mungkin kamu belum merasakan manfaat dari sikap disiplin kerja yang dilakukan dengan susah payah. Namun percayalah kamu akan segera menuai hasilnya di kemudian hari. Disiplin adalah investasi. Good luck!